[SALAH] Video "Aktivis Aceh Demo di Gedung PBB, Tuntut Referendum"

Beredar unggahan  video [arsip] dari akun Facebook “Viral News” pada Jumat (9/1/2026), isinya memperlihatkan sekelompok orang berorasi dan membawa bendera bergambar bulan bintang serta spanduk bertuliskan “Stop Deforestation, illegal mining, sending militer, save Acheh Sumatera”.

Unggahan disertai narasi:

“Aktivis Aceh di Gedung PBB tuntut referendum”.

Hingga Kamis (15/1/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 3.800 tanda suka, 1.360-an komentar, serta dibagikan ulang lebih dari 350 kali.

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “aktivis aceh di gedung pbb tuntut referendum” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

TurnBackHoax lalu memanfaatkan Google Lens untuk memeriksa video yang disertakan dalam unggahan. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan riaupos.com “Kibarkan Bendera Aceh, Desakan Status Darurat Bencana Nasional Banjir dan Longsor Sumatera Menggema hingga KBRI di New York dan Markas Besar PBB”, tayang Selasa (6/1/2026).

Dari pemberitaan itu diketahui bahwa diaspora Indonesia (khususnya asal Aceh atau Aceh Community Center) di AS menggelar aksi demonstrasi damai pada Senin (5/1/2026). Mereka mendesak Pemerintah Indonesia segera menetapkan status darurat nasional atas bencana banjir dan longsor di Aceh dan Sumatra Utara serta Sumatra Barat.

Diketahui, pria dalam video menyampaikan pidato sebagai berikut:

My name is Mohammed Muddah Arsyad. I serve as president of the Aceh Community Center in Harrisburg, Pennsylvania. We stand here today not for the political but for the humanitarian.

More than a month after devastation, flood and landslides struck northern Sumatra and Aceh, thousands of the family remain displaced without enough food, clean water and shelter.

These are mother, children, elderly, father who deserve dignity and protection.

Declare national emergency is not a political statement. It is a humanitarian necessity.

We respectfully call the government of Indonesia to declare national emergency and open access to international humanitarian assistance and ensure transparency and accountability so that this tragedy is not repeated.

Our message is simple. Humanity must come first. Delay will cost lives.

And thank you for standing with Aceh. And thank you very much.

Konteks asli video adalah dokumentasi aksi demonstrasi damai yang dilakukan diaspora Indonesia (khususnya asal Aceh atau Aceh Community Center) di AS. Mereka mendesak Pemerintah Indonesia segera menetapkan status darurat nasional atas bencana banjir dan longsor di Aceh dan Sumatra Utara serta Sumatra Barat. Jadi, unggahan berisi klaim “aktivis Aceh demo di gedung PBB, tuntut referendum” itu merupakan konten dengan konteks yang salah (false context).

https://riaupos.jawapos.com/internasional/2257038287/kibarkan-bendera-aceh-desakan-status-darurat-bencana-nasional-banjir-dan-longsor-sumatera-menggema-hingga-kbri-di-new-york-dan-markas-besar-pbb
https://www.facebook.com/share/v/1CH23Bw7fQ/
http://archive.today/MQOkN

Publish date : 2026-01-15