[SALAH] Listrik dan ATM Bakal Mati selama 7 Hari
Akun TikTok “.semprul11” pada Sabtu, (17/01/2026) mengunggah video [arsip] yang menampilkan nama Dharma Pongrekun, disertai klaim bahwa listrik dan layanan ATM di Indonesia akan mati selama tujuh hari ke depan. Unggahan tersebut disertai dengan narasi sebagai berikut:
Segera bagikan ke teman atau saudara kalian#dharmapongrekun #fyp #panikglobal#fyppppppppppppppppppppppp #beritaviral Persiapan Menghadapi Listrik Mati Selama 7 Hari Pelajari cara bertahan hidup 7 hari tanpa listrik. Siapkan diri sebelum terjadi kepanikan! #dharmapongrekun #panikglobal #beritaviral
Keywords: persiapan darurat tanpa listrik, bertahan hidup 7 hari, tips survive listrik mati, cara siapkan makanan tahan lama, keadaan darurat siap sedia, antisipasi matinya listrik, pentingnya persiapan menghadapi bencana, tips menjaga air bersih darurat, menghadapi panic buying, percaya diri dalam persiapan
Hingga artikel ini tayang, unggahan tersebut telah diputar lebih dari 42 ribu kali, 194 suka, 41 interaksi komentar, 34 disimpan, dan 383 dibagikan ulang.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri video yang beredar menggunakan fitur Google Image Search. Hasil penelusuran menemukan unggahan serupa pada saluran YouTube “Ngaji Roso” tayang Jum’at (09/01/2026). Potongan video yang beredar mengenai listrik mati selama 7 hari ditemukan pada durasi 1:24:57.
Video yang beredar memperlihatkan Dharma Pongrekun sebagai salah satu pihak yang memberikan penjelasan. Dalam berbagai kesempatan sebelumnya, Dharma kerap menyampaikan pandangan yang bernuansa spekulatif dan dikaitkan dengan narasi konspirasi, khususnya terkait isu kesehatan, pandemi, serta agenda global.
Dalam cuplikan podcast tersebut, juga disinggung bahwa selain Belanda, Jerman disebut telah menyiapkan skenario keadaan darurat. Namun, tidak ditemukan penjelasan maupun pernyataan resmi yang mengaitkan status darurat tersebut dengan konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran.
Pernyataan Dharma dalam video lebih berupa ajakan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan situasi darurat yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Meski demikian, tidak ada data, dokumen, atau keterangan resmi yang mendukung klaim bahwa konflik global, khususnya perang antara Amerika Serikat dan Iran, akan berdampak langsung pada terhentinya pasokan listrik maupun layanan internet di Indonesia.
Hingga saat ini, pemerintah maupun PT PLN (Persero) juga belum mengeluarkan pengumuman atau peringatan apa pun terkait rencana pemadaman listrik secara nasional selama tujuh hari sebagaimana klaim yang beredar.
Video yang beredar hanya menampilkan pernyataan Dharma Pongrekun yang bersifat imbauan umum tanpa disertai data, sumber resmi, atau keterangan otoritas terkait. Hingga saat ini, tidak ada pengumuman dari pemerintah maupun PT PLN (Persero) mengenai rencana pemadaman listrik nasional sebagaimana diklaim. Dengan demikian, video dengan klaim “listrik dan ATM bakal mati selama 7 hari” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
https://www.youtube.com/live/QBLtbymZKQI?si=igUDy58rqvVeFMia
https://archive.ph/60Yn5
Publish date : 2026-01-21
Hal Menarik Lainnya...