Cek Fakta: Benarkah Listrik dan ATM Bakal Mati Selama 7 Hari? Ini Faktanya!
SuaraJakarta.id - Sebuah informasi yang sedang viral di media sosial dan aplikasi pesan instan menyebutkan bahwa listrik nasional dan mesin ATM akan mati total selama 7 hari berturut-turut. Narasi ini tersebar luas dengan tampilan yang mengkhawatirkan, lengkap dengan tanggal dan prediksi waktu “mati listrik” serta “ATM tidak bisa digunakan.”
Akun TikTok “.semprul11” pada Sabtu, (17/01/2026) mengunggah video [arsip] yang menampilkan nama Dharma Pongrekun, disertai klaim bahwa listrik dan layanan ATM di Indonesia akan mati selama tujuh hari ke depan. Unggahan tersebut disertai dengan narasi sebagai berikut:
Segera bagikan ke teman atau saudara kalian#dharmapongrekun #fyp #panikglobal#fyppppppppppppppppppppppp #beritaviral Persiapan Menghadapi Listrik Mati Selama 7 Hari Pelajari cara bertahan hidup 7 hari tanpa listrik. Siapkan diri sebelum terjadi kepanikan! #dharmapongrekun #panikglobal #beritaviral
Keywords: persiapan darurat tanpa listrik, bertahan hidup 7 hari, tips survive listrik mati, cara siapkan makanan tahan lama, keadaan darurat siap sedia, antisipasi matinya listrik, pentingnya persiapan menghadapi bencana, tips menjaga air bersih darurat, menghadapi panic buying, percaya diri dalam persiapan
Hingga artikel ini tayang, unggahan tersebut telah diputar lebih dari 42 ribu kali, 194 suka, 41 interaksi komentar, 34 disimpan, dan 383 dibagikan ulang.
Unggahan ini membuat banyak netizen panik dan langsung dibagikan ke grup komunitas, keluarga, dan teman-teman, tetapi apa benar prediksi itu? Sebelum Anda percaya atau ikut menyebarkannya, simak dulu hasil cek fakta lengkapnya.
Pesan ini sering dibagikan di WhatsApp, Facebook, TikTok, dan aplikasi pesan lain dengan pernyataan yang tampak meyakinkan, seolah berasal dari sumber resmi.
Tim pemeriksa fakta dari TurnBackHoax.ID / Mafindo telah menelusuri klaim tersebut dan menemukan:
1. Tidak ada pernyataan resmi dari PLN, Bank Indonesia, OJK, atau pemerintah yang menyatakan listrik akan padam total selama 7 hari atau ATM akan lumpuh.2. Listrik di Indonesia dioperasikan secara terintegrasi dan dikelola oleh PLN, yang memiliki mekanisme cadangan, perbaikan, dan prosedur teknis untuk mencegah pemadaman luas seperti klaim itu.3. Bank Indonesia dan otoritas perbankan tidak pernah merilis pemberitahuan resmi soal ATM akan mati selama beberapa hari karena gangguan nasional.4. Beragam media kredibel nasional seperti Kompas, Tempo, Detik, Antara, tidak pernah memberitakan ada ancaman pemadaman listrik global atau gangguan ATM selama 7 hari.5. Pesan yang beredar sering kali merupakan konten yang disebarkan tanpa sumber resmi, dan bisa termasuk hoaks atau suara alarm yang tidak berdasar.
Dengan demikian, klaim itu tidak didukung oleh fakta atau rujukan resmi yang valid.
Klaim bahwa listrik nasional dan mesin ATM akan mati selama 7 hari adalah SALAH dan menyesatkan.Informasi tersebut tidak pernah dikonfirmasi oleh pihak berwenang, tidak ada pemberitaan resmi, dan cenderung menimbulkan kekhawatiran yang tidak perlu.
Mengapa Klaim Ini Menyesatkan?Unggahan semacam ini:
Padahal PLN, Bank Indonesia, serta OJK memiliki mekanisme operasional dan komunikasi resmi yang digunakan untuk mengumumkan gangguan sistem atau kebijakan apa pun — bukan melalui pesan viral yang tidak jelas asalnya.
Tips Cek Fakta Sebelum ShareSupaya tidak ikut menyebarkan hoaks:
Publish date :
Hal Menarik Lainnya...