Cek fakta, Pemprov DKI Jakarta habiskan Rp100 miliar untuk bongkar tiang monorel
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membongkar tiang monorel yang mangkrak selama 20 tahun dan menghabiskan dana Rp100 miliar hanya untuk pembongkaran.
Unggahan itu menampilkan judul “Mangkrak 20 Tahun! Tiang Monorel Jakarta Akhirnya Dibongkar, Habiskan Dana Rp100 Miliar” serta narasi yang menuding pembongkaran tersebut sebagai pemborosan anggaran.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“BUANG BUANG ANGGRAN DAN WAKTU AJA!! Mangkrak 20 Tahun! Tiang Monorel Jakarta Akhirnya Dibongkar, Habiskan Dana Rp100 Miliar
Bongkar besi kok mbayar sampe 100 miliar rupiah? Diketawain orang Madura dan orang Medan pak. Padahal tinggal pasang pengumuman boleh dibongkar, siapin aja pengamanan jalan setiap malam. Kapal tanker di laut aja bisa kok dikilo orang Madura”
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Namun, benarkah Pemprov DKI Jakarta habiskan dana Rp100 miliar hanya untuk bongkar monorel?
Berdasarkan penelusuran, klaim bahwa Pemprov DKI Jakarta menghabiskan Rp100 miliar hanya untuk membongkar tiang monorel tidak tepat.
Pemprov DKI Jakarta memang memulai penataan kawasan Kuningan sisi timur sepanjang 3,6 kilometer dengan membongkar tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/1).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dalam keterangan resminya, menyampaikan bahwa pembongkaran tersebut menjadi penanda dimulainya penataan menyeluruh koridor Jalan HR Rasuna Said yang dilakukan secara tertib, taat hukum, dan transparan, dengan pendampingan KPK serta dukungan Kejati DKI Jakarta.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pramono menegaskan, biaya pembongkaran tiang monorel hanya sekitar Rp254 juta, sedangkan anggaran sekitar Rp102 miliar merupakan total biaya penataan kawasan secara keseluruhan, yang mencakup perbaikan badan jalan dan saluran air, pelebaran trotoar ramah pejalan kaki dan disabilitas, peningkatan penerangan jalan umum, penataan taman dan perlengkapan jalan, penyesuaian geometrik jalan untuk kelancaran lalu lintas, pembangunan halte sebagai dukungan transportasi publik terintegrasi, serta pembaruan tiang PJU dengan konsep modern.
Dengan demikian informasi di atas disinformasi.
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
https://www.facebook.com/rizka.rahmadila/posts/pfbid02VcH8yZnqjy79kDD5uAsJfsAdSqeaZkCAoy8CoBBuhjRVrMEDUXBktVUjeuWnpp4El
https://www.jakarta.go.id/siaran-pers/6372-SP-HMS-01-2026
Publish date : 2026-01-27
Hal Menarik Lainnya...