Hoaks! anggaran MBG di transfer ke rekening orang tua siswa Rp300 ribu perbulan

Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menarasikan bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan penyaluran dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan melalui transfer langsung ke rekening orang tua murid.

Unggahan tersebut juga menyebut setiap anak akan menerima Rp15 ribu per hari atau Rp300 ribu per bulan yang ditransfer kepada orang tua.

Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

“Menteri Purbaya kembali membuat gebrakan dengan mengusulkan penyaluran dana Makan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan secara langsung via transfer ke rekening orang tua murid. Orang tua murid adalah manajer terbaik untuk gizi anak anak mereka,

Langkah ini dianggap sebagai solusi mutakhir untuk memangkas rantai birokrasi yang panjang.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Dalam simulasinya, Purbaya merinci bahwa setiap *n4k akan mendapatkan jatah:

Rp15.000 per hari makan. Rp75.000 untuk satu minggu (5 hari sekolah). Rp300.000 total per bulan yang diterima orang tua.

“Daripada uangnya habis untuk bayar admin katering atau pengemasan, lebih baik Rp300.000 itu utuh dipegang Ibu-ibu. Mereka lebih tahu cara belanja di pasar agar 4n*k makan daging dan sayur segar setiap hari,"

Lebih Higienis: Masakan rumah umumnya lebih bersih dan minim bahan pengawet dibanding katering massal. Uang Rp300.000 per siswa akan mengalir langsung ke pedagang sayur dan tukang daging di pasar tradisional, bukan ke perusahaan besar. Mengurangi jutaan sampah kotak plastik atau styrofoam setiap harinya.”

Namun, benarkah anggaran MBG di transfer ke rekening orang tua siswa Rp300 ribu perbulan?



(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Purbaya maupun kementerian/lembaga terkait mengenai usulan tersebut.

Isu serupa sebelumnya juga telah dibantah oleh oleh Kementerian Keuangan yang menegaskan bahwa informasi tentang penggantian MBG menjadi bantuan uang tunai merupakan disinformasi.

Selain itu, Badan Gizi Nasional (BGN) menjelaskan bahwa program MBG memang tidak dirancang dalam bentuk pemberian uang tunai kepada orang tua.

Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN Tigor Pangaribuan, dilansir dari ANTARA, menyatakan pemerintah ingin memastikan makanan bergizi diterima langsung oleh penerima manfaat.

Ia juga menambahkan bahwa skema MBG bertujuan mendukung ekonomi sirkular dengan melibatkan petani, peternak, dan nelayan yang memasok kebutuhan dapur SPPG.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Dengan demikian, klaim bahwa dana MBG akan ditransfer Rp300 ribu per bulan ke rekening orang tua siswa tidak berdasar.

Klaim: Anggaran MBG di transfer ke rekening orang tua siswa Rp300 ribu perbulan

Rating: Hoaks

Pewarta: Tim JACX

Editor: M Arief Iskandar

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

https://www.facebook.com/rika.lestary.511290/posts/pfbid034nuAtXkp4kzuSHpWxu9YRV7puFdY5ffXF1qEeBEgyCQM2spmSNeWbn4pE6pGdXjul?_rdc=2&_rdr

Publish date : 2026-02-24