[SALAH] Daging Manusia di Produk McDonald's

Akun TikTok “etalase.alfa” pada Selasa, (10/02/2026) mengunggah video [arsip] yang menginformasikan bahwa restoran cepat saji McDonald’s bangkrut setelah diketahui menggunakan daging manusia.

Saat artikel ini diterbitkan, unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 7 juta kali, memperoleh lebih dari 136 ribu tanda suka, memicu sekitar 14 ribu komentar, serta dibagikan ulang sebanyak 134 ribu kali.

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim yang menyebutkan bahwa McDonald’s menggunakan daging manusia dalam produknya. Penelusuran dilakukan melalui mesin pencari dengan kata kunci terkait, termasuk rujukan pemberitaan media internasional dan klarifikasi resmi dari perusahaan.

Hasilnya, ditemukan laporan Reuters pada Juni 2021 yang membahas bantahan atas tudingan serupa. Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa McDonald’s telah menanggapi rumor tersebut melalui laman resmi perusahaan. McDonald’s menegaskan bahwa produk mereka menggunakan 100 persen daging sapi murni dan daging ayam, tanpa campuran bahan lain seperti yang dituduhkan dalam narasi hoaks.

Klaim mengenai penggunaan daging manusia sebenarnya bukan isu baru. Organisasi pemeriksa fakta Snopes juga telah membantah tuduhan tersebut sejak 2014. Meski telah berulang kali diklarifikasi, narasi serupa terus muncul kembali di media sosial dalam berbagai versi dan bahasa.

Sebagai konteks tambahan mengenai rantai pasokan, organisasi World Animal Protection dalam laporannya menyoroti sumber daging sapi McDonald’s yang berasal dari sistem peternakan intensif, termasuk di Australia. McDonald’s sendiri merupakan jaringan restoran cepat saji global yang mengoperasikan lebih dari 43.000 gerai di berbagai negara. Berdasarkan sumber industri, sebagian daging sapi Australia termasuk dari perusahaan pemasok besar seperti JBS didistribusikan ke sekitar 65 - 70 persen restoran McDonald’s di seluruh dunia. Namun, temuan tersebut berkaitan dengan isu kesejahteraan hewan dan praktik peternakan, bukan penggunaan daging manusia sebagaimana diklaim dalam unggahan menyesatkan.

Klaim bahwa McDonald’s menggunakan daging manusia dalam produknya tidak berdasar dan telah berulang kali dibantah. Klarifikasi resmi perusahaan menegaskan bahwa McDonald’s menggunakan 100 persen daging sapi dan ayam dalam produknya. Dengan demikian, video dengan klaim “daging manusia di produk McDonald’s” merupakan konten palsu (Fabricated Content).

https://www.reuters.com/article/fact-check/mcdonalds-human-meat-claims-stem-from-satire-article-idUSL2N2NT1SV/
https://www.snopes.com/fact-check/swap-meat/
https://www.yourrighttoknow.com/om/en/topics/ingredients/what-cheese-burgers-made
https://www.worldanimalprotection.org.au/education/reports-library/cattle-feedlots-Australia-hidden-factory-farms/where-does-mcdonalds-beef-come-from/

Publish date : 2026-02-27