Hoaks Tautan Pendaftaran Bantuan Pertanian Kementan 2026
tirto.id - Bantuan pemerintah di sektor pertanian kerap menjadi perhatian masyarakat, khususnya para petani yang membutuhkan dukungan sarana produksi. Pemerintah memang memiliki berbagai program bantuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Namun, informasi yang beredar di media sosial tetap perlu diverifikasi agar masyarakat tidak terjebak pada modus penipuan.
ADVERTISEMENT
Beredar sebuah unggahan dengan klaim pendaftaran bantuan pertanian dari Kementrian Pertanian Republik Indonesia. Unggahan ini dibagikan oleh akun Facebook @Pertanian Dan Perikanan (arsip) pada Minggu (15/02/2026).
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Periksa Fakta Hoaks Pendaftaran Bantuan Alat Pertanian dari Kementan.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Dalam unggahan tersebut, disebutkan beberapa jenis bantuan yang disalurkan pemerintah, antara lain 100 mesin Quick, 100 tangki semprot, 500 pupuk siap pakai, dan 1000 obat pertanian. Bantuan alat pertanian dan pupuk diberikan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) disebut bertujuan untuk meningkatkan produksi pertanian dan mengurangi biaya produksi petani.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Pendaftaran disebut dilaksanakan secara online dengan mengklik tombol “daftar” yang tersedia pada tautan.
Poster yang disertakan menampilkan logo Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan memuat tautan dengan domain daftarsekarang1.trcgtgik.web.id disertai tulisan “daftar sekarang”.
Hingga Kamis (19/02/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 70 tanda reaksi dan 8 komentar. Unggahan dengan poster serupa juga ditemukan di akun lainnya, yaitu ini dan ini.
ADVERTISEMENT
Lantas, benarkah tautan pendaftaran bantuan pemerintah untuk pertanian 2026 tersebut?
Hasil penelusuran melalui mesin pencari menunjukkan adanya unggahan resmi dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui akun Instagram resmi @pspkementan.
Dalam unggahan tersebut, Ditjen PSP menyampaikan imbauan kepada para petani agar berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan). Dalam keterangannya, Ditjen PSP menegaskan:
“Sobatani, Ditjen PSP mengimbau seluruh petani untuk berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan). Jangan mudah percaya pada oknum yang menjanjikan bantuan dengan imbalan tertentu. Laporkan jika menemukan indikasi penipuan. Bersama kita jaga integritas dan transparansi dalam pembangunan pertanian.”
Melalui unggahan yang sama, Ditjen PSP menjelaskan sejumlah ciri penipuan, seperti tidak adanya pengumuman resmi dari penyuluh atau dinas pertanian setempat, adanya pihak yang menghubungi secara personal melalui WhatsApp atau telepon tanpa identitas jelas, serta penawaran bantuan yang datang tiba-tiba secara perorangan.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar waspada jika diminta segera mentransfer sejumlah uang ke rekening pribadi dengan dalih mempercepat proses bantuan.
Dalam imbauan lanjutan, Ditjen PSP juga menekankan agar petani tidak sembarangan membagikan data pribadi maupun identitas kelompok tani kepada pihak yang tidak jelas. Petani diminta mempelajari kriteria penerima bantuan sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) resmi, melakukan verifikasi ke Dinas Pertanian setempat atau akun resmi PSP Kementan jika menemukan informasi meragukan, serta melaporkan pihak yang terindikasi melakukan penipuan.
Imbauan ini menunjukkan bahwa pemerintah justru sedang mengingatkan adanya potensi penyalahgunaan informasi bantuan.
Selain itu, mekanisme resmi pengadaan dan distribusi alat dan mesin pertanian (alsintan) dilakukan melalui e-Catalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Sementara pengajuan bantuan dilakukan secara daring melalui sistem e-Proposal sesuai prosedur yang telah ditetapkan, bukan melalui tautan bebas yang beredar di media sosial.
Lebih lanjut, kami memeriksa tautan yang dicantumkan di unggahan yang beredar. Tautan itu mengarah ke situs yang meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP, jenis kelamin, serta nomor Telegram, dan mengarahkan pengguna untuk bergabung ke grup Telegram guna memperoleh informasi lanjutan.
Permintaan data pribadi melalui situs tidak resmi ini perlu diwaspadai. Sebelumnya, Ditjen PSP Kementerian Pertanian telah mengimbau agar petani tidak sembarangan membagikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas, serta memastikan informasi bantuan hanya diperoleh melalui jalur resmi.
Selain itu, domain yang digunakan bukan domain resmi pemerintah. Tidak ditemukan pengumuman resmi dari Kementerian Pertanian terkait pendaftaran bantuan melalui situs tersebut. Program bantuan pertanian biasanya disalurkan melalui mekanisme resmi yang melibatkan dinas pertanian atau sistem pendataan pemerintah, bukan melalui tautan yang beredar di media sosial.
Informasi mengenai pendaftaran Bantuan Pemerintah untuk Pertanian Tahun Anggaran 2026 melalui tautan yang beredar di Facebook adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).
Kementerian Pertanian melalui Ditjen PSP justru telah mengeluarkan imbauan agar petani waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan bantuan alsintan. Mekanisme resmi pengadaan alsintan dilakukan melalui e-Catalog LKPP dan pengajuan bantuan melalui e-Proposal, bukan melalui tautan tidak resmi yang beredar di media sosial.
https://www.facebook.com/share/p/19S5RALmez/
https://archive.today/xa8wP
https://www.facebook.com/share/1GtZog3Qwu/
https://www.facebook.com/share/1E64upjpnX/
https://www.instagram.com/p/DKuQaC5pYKm/?utm_source=ig_web_button_share_sheet
Publish date : 2026-02-25