Keliru, Kabar PM Israel Benjamin Netanyahu Telah Tewas

tirto.id - Beredar di media sosial Instagram, unggahan mengklaim Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan telah tewas. Pengunggah menyebutkan beberapa staf Netanyahu juga tewas akibat serangan presisi dari Iran, informasi tersebut diklaim berasal dari IRGC dan masih bersifat sementara, menunggu konfirmasi lanjutan dari pihak IRGC dan Israel.

ADVERTISEMENT

Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Instagram bernama “iran_core_2026_official” (arsip) pada Rabu (04/03/2026). Unggahan tersebut memperlihatkan gambar Netanyahu mengenakan jas dengan tulisan Primer Minister’s Office - Israel dan ditambahkan narasi “Die!”.

let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

“Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ‘dikabarkan’ Telah Tewas‼️ Sumber dari IRGC menyebutkan Netanyahu dan beberapa stafnya mati akibat serangan presisi dari IRAN❗️Informasi bersifat sementara dan masih menunggu konfirmasi lanjutan dari pihak IRGC dan pihak Israel” Begitu keterangan dalam unggahan.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

#gpt-inline3-passback{text-align:center;}

Sampai artikel ini ditulis pada Jumat (06/03/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 9,9 ribu likes, dan 1,8 ribu komentar. Kolom komentar dipenuhi dengan reaksi percaya masyarakat terhadap informasi tersebut.
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

#gpt-inline4-passback{text-align:center;}

Tirto menemukan unggahan serupa pada akun Instagram “iran_core_2026_official” ini (arsip), dengan keterangan “fix t3was” dan ditemukan tanggapan informasi tersebut pada akun “iannaga443” yang mengatakan bahwa tidak peduli Netanyahu mati hal itu bukan urusan masyarakat.

Lantas, benarkah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah tewas?

ADVERTISEMENT

Baca juga:Netanyahu Konfirmasi Calonkan Diri Jadi PM di Pemilu Israel 2026

Periksa Fakta Benjamin Netanyahu Tewas. foto/hotline periksa fakta tirto

Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasil penelusuran tidak ditemukan berita kredibel yang membenarkan klaim bahwa Netanyahu telah tewas.

Lebih lanjut, Tirto menelusuri kebenaran klaim dengan mengetikkan kata kunci “Netanyahu Tewas” di mesin pencarian Google. Hasilnya, mengarah pada laman Tempo, pada 3 Maret 2026 tersebar konten yang mengklaim bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tewas karena serangan balasan di Iran.

Konten-konten tersebut menyertakan foto Netanyahu yang tewas di tengah reruntuhan bangunan. Foto-foto tersebut terbukti produk akal imitasi (AI), karena Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu masih beraktivitas dan tidak ada konfirmasi terkait kematian PM Israel tersebut.

Senada dengan hal tersebut, Tirto dalam artikel “Benarkah Benjamin Netanyahu Tewas Kena Rudal Garda Revolusi?” menulis bahwa Garda Revolusi Iran (IRGC) memang mengklaim telah menyerang kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Tel Aviv pada Senin (2/3/2026). IRGC menyebut bahwa serangan ini tak hanya menargetkan kantor Netanyahu, tetapi juga markas besar komandan angkatan udara Israel serta pusat keamanan dan militer di Haifa.

"Kantor perdana menteri kriminal rezim Zionis dan markas besar komandan angkatan udara rezim tersebut menjadi sasaran," begitu keterangan IRCG, sebagaimana dikutip media terafiliasi pemerintah Iran, Fars.

IRGC menyebut bahwa mereka telah menggunakan rudal jarak jauh tipe Kheibar dalam serangan tersebut. Kheibar merupakan rudal berbahan bakar padat dengan panjang sekitar 11,4 meter. IRGC juga mengklaim bahwa sasaran target serangan itu "terkena dampak parah". Mereka juga menyebut bahwa nasib Benjamin Netanyahu tidak diketahui secara pasti.

Sebagai informasi, IRGC merupakan singkatan dari Islamic Revolutionary Guard Corps atau Korps Garda Revolusi Islam. Kelompok ini adalah cabang angkatan bersenjata Iran yang paling kuat dan independen dari angkatan darat reguler Iran. Kelompok yang hanya bertanggung jawab kepada Kantor Pemimpin Tertinggi ini dibentuk pasca-Revolusi 1979 untuk melindungi sistem republik Islam Iran. IRGC juga terpisah dari militer reguler.

Beberapa jam setelah pengumuman IRGC terkait serangan ke kantor PM Israel, Benjamin Netanyahu tampil di muka publik. Menukil India Today sebagaimana dilansir dari artikel Tirto, Netanyahu muncul di lokasi serangan rudal Iran di Beit Shemesh.

Di lokasi penyerangan itu, Netanyahu menyebut bahwa serangan AS-Israel ke Iran adalah upaya untuk menghilangkan ancaman eksistensial. Ia juga mengatakan Iran telah menembaki warga sipil, sementara pihaknya membela warga sipil.

Sementara itu, dikutip dari Xinhua, kantor Netanyahu di Tel Aviv dilaporkan baik-baik saja pada Senin. Pengamatan lapangan yang dilakukan media Cina itu menyebut tak ada tanda-tanda serangan di kantor tersebut.

Pihak kantor PM Israel belum memberikan komentar terkait hal ini, namun sejumlah analis menilai bahwa keabsahan kabar penyerangan kantor PM Israel perlu dipertanyakan. Amit Segal, analis untuk Channel 12 News Israel, menilai bahwa kabar tersebut adalah palsu.

Menurut Palang Merah Iran, setidaknya 555 orang Iran tewas akibat serangan AS-Israel. Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, juga dilaporkan tewas dalam serangan. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengklaim kematian tiga prajurit AS. Israel di sisi lain, telah mengkonfirmasi setidaknya 10 orang tewas dan ratusan lain terluka.

Dalam rilis Kompas, Kantor Perdana Menteri Israel membantah tegas klaim yang menyebut adanya serangan udara dari Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) terhadap kantor Benjamin Netanyahu. Pihak Netanyahu bahkan menyebut kabar tersebut sebagai berita bohong, tidak ada laporan dampak rudal di Yerusalem dan kantor perdana menteri dilaporkan tetap utuh.

Dengan demikian klaim yang menyebutkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tewas adalah tidak benar, tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

Baca juga:PM Israel Netanyahu: Tidak Bakal Ada Negara Palestina!

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim yang menyebutkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tewas akibat serangan presisi dari Iran adalah bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

Amit Segal, analis untuk Channel 12 News Israel, sebagaimana dirilis dari Tirto menilai bahwa kabar penyerangan kantor PM Israel adalah palsu. Kantor Perdana Menteri Israel membantah klaim adanya serangan udara dari Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) terhadap kantor Benjamin Netanyahu. Tidak ada laporan dampak rudal di Yerusalem dan kantor perdana menteri dilaporkan tetap utuh.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

https://www.instagram.com/p/DVX_QDmmJts/
https://archive.ph/a3uIu
https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2271__znnid=318__cb=a7c39554d2__oadest=https%3A%2F%2Fwww.zurich.co.id%2Fbareng-jadi-lebih%3Futm_source%3Dtirto%26utm_medium%3Dbanner%26utm_campaign%3Dfree_pa%26utm_content%3Dramadan_2026
https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2271__znnid=319__cb=5ac5dd363f__oadest=https%3A%2F%2Fwww.zurich.co.id%2Fbareng-jadi-lebih%3Futm_source%3Dtirto%26utm_medium%3Dbanner%26utm_campaign%3Dfree_pa%26utm_content%3Dramadan_2026
https://www.instagram.com/p/DVctNR3mLWw/?img_index=1
https://archive.ph/RNU5d
https://www.instagram.com/reels/DVZh5f-E59J/
https://tirto.id/netanyahu-konfirmasi-calonkan-diri-jadi-pm-di-pemilu-israel-2026-hjWY
https://www.tempo.co/cekfakta/keliru-benjamin-netanyahu-tewas-karena-serangan-iran-3-maret-2026-2119698
https://tirto.id/benarkah-benjamin-netanyahu-tewas-kena-rudal-garda-revolusi-hrU2#google_vignette
https://tirto.id/kenapa-iran-serang-dubai-negara-teluk-lainnya-hrSw
https://tirto.id/situasi-iran-terkini-jumlah-korban-serangan-as-israel-hrPY
https://internasional.kompas.com/read/2026/03/03/064059770/israel-bantah-kantor-netanyahu-hancur-dirudal-iran-sebut-masih-utuh
https://tirto.id/pm-israel-netanyahu-tidak-bakal-ada-negara-palestina-hhGM

Publish date : 2026-03-07