Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran THR Keagamaan Rp 1 Juta dari Pemerintah


Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2026 untuk masyarakat sebesar Rp 1.000.000 dari pemerintah. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 6 Maret 2026.
Berikut isi unggahannya:
"Informasi Program Bantuan THR Keagamaan 2026 🙏Pemerintah menyediakan berbagai program bantuan untuk masyarakat.Cek informasi lengkap dan cara pendaftarannya di sini."
Postingan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
"BANTUAN THR KEAGAMAAN 2026 RP 1.000.000
Semoga Bermanfaat dan Berkah
KEMNAKER"
Unggahan disertai menu daftar. Jika menu tersebut diklik akan muncul link yang mengarah pada halaman situs tertentu. Situs ini meminta sejumlah identitas, seperti nama hingga nomor Telegram. 
Lalu benarkah klaim link pendaftaran bantuan THR Keagamaan 2026 untuk masyarakat sebesar Rp 1.000.000 dari pemerintah? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.


Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran bantuan THR Keagamaan 2026 untuk masyarakat sebesar Rp 1.000.000 dari pemerintah. Penelusuran mengarah pada artikel berita dari Liputan6.com berjudul "Pemerintah Gelontorkan Rp 55 Triliun untuk THR ASN 2026, Ini Rinciannya" yang tayang pada 3 Maret 2026.
Dalam artikel ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto, mengumumkan pencairan tunjangan hari raya bagi aparatur sipil negara atau THR ASN 2026, dengan total anggaran sebesar Rp 55 triliun. Airlangga mengatakan, jumlah itu lebih tinggi sekitar 10 persen dari THR ASN di 2025 sebesar Rp 49,4 triliun.
"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden terkait THR aparatur sipil negara pemerintah pusat, termasuk PPPK, TNI/Polri, serta pensiunan, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 55 triliun. Dibandingkan tahun lalu, ini meningkat, tahun lalu Rp 49 triliun, naik 10 persen," ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa 3 Maret 2026.
Tunjangan hari raya ini akan disebar kepada total sekitar 10,5 juta ASN, baik yang berstatus sebagai PNS, CPNS, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga pensiunan.
"THR ASN tahun 2026 yang akan disalurkan kepada 2,4 juta ASN pusat TNI/Polri dengan total Rp 22,2 triliun. Kemudian 4,3 juta ASN daerah total Rp 20,2 triliun. Kemudian Rp 3,8 juta pensiunan, totalnya Rp 12,7 triliun," jelas Airlangga.
 


Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran bantuan THR Keagamaan 2026 untuk masyarakat sebesar Rp 1.000.000 dari pemerintah, tidak benar.
 

Publish date : 2026-03-09