Cek Fakta: Tidak Benar Link untuk Mengecek Status Bansos PKH Via Telegram


Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link untuk mengecek status bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2026 via Telegram. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook sejak 15 Maret 2026.
Berikut isi unggahannya:
"Pemerintah Mengeluarkan Dana Bansos PKH tahun 2026. Buruan Cek dan Daftar Diri Kalian sebelum terlambat
INFO bansos pkh2026,
BANSOS VIA TELEGRAM. Klik : ⬇️
https://h1.2026apply-segera.xyz/
#bansospkh2026 #kemensos #Bstkemensos #bansos #pkh #Kemensos2026 #infokepadayangbelumtau"
Postingan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
"CUKUP PAKAI PONSEL DAPATKAN PENCAIRAN BANSOS
Bansos uang tunai Rp. 500.000 - Rp. 2.500.000
TEPAT SASARAN BANSOSNYA
SEJAHTERA RAKYATNYA
BIASAKAN YANG BENAR, JANGAN BENARKAN YANG BIASA
CEK DATA ANDA TERDAFTAR ATAU TIDAK PENYALURAN DAN PENCAIRAN BANSOS TEPAT SASARAN LEWAT PONSEL ANDA
DAFTAR ONLINE SEKARANG"
Unggahan disertai menu daftar, yang jika diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama hingga nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim link untuk mengecek status bansos PKH 2026 via Telegram? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.


Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim untuk mengecek status bansos PKH 2026 via Telegram. Penelusuran mengarah pada artikel berita Liputan6.com berjudul "Cek Bansos PKH BPNT, Simak Cara Periksa Status Penerima untuk Hindari Penipuan".
Dalam artikel ini, masyarakat memiliki beberapa opsi untuk memverifikasi status penerimaan bansos PKH dan BPNT yang disalurkan oleh Kementerian Sosial.
1. Melalui Situs Resmi Kemensos
Langkah dimulai dengan mengunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id menggunakan peramban di ponsel atau komputer. Setelah itu, pengguna diminta untuk memilih dan mengisi data wilayah domisili sesuai KTP, mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan. 
Selanjutnya, masukkan nama lengkap sesuai KTP pada kolom yang tersedia dan ketik ulang empat huruf kode captcha untuk verifikasi. Jika kode tidak terlihat jelas, klik kotak kode untuk mendapatkan kode baru. Setelah semua data terisi, klik tombol "Cari Data" dan sistem akan menampilkan informasi berupa nama, jenis bantuan yang diterima (PKH atau BPNT), serta status penyaluran jika Anda terdaftar sebagai penerima. Jika nama tidak muncul, kemungkinan belum terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
2. Melalui Aplikasi Cek Bansos
Kemensos juga menyediakan aplikasi resmi "Cek Bansos" yang dapat diunduh melalui Play Store atau App Store. Aplikasi ini menawarkan kemudahan serupa dengan fitur yang lebih terintegrasi.
Pengguna perlu mengunduh dan memasang aplikasi "Cek Bansos" resmi dari Kemensos di ponsel mereka. Bagi yang belum memiliki akun, pilih menu "Buat Akun Baru" dan lengkapi data pribadi seperti NIK, nomor KK, nama lengkap, alamat sesuai KTP, serta unggah foto KTP dan swafoto untuk verifikasi. Setelah itu, lakukan verifikasi akun melalui email yang telah didaftarkan.
3. Pengecekan Offline
Anda bisa mendatangi kantor kelurahan, desa, atau kantor dinas sosial setempat untuk meminta bantuan petugas dalam melakukan verifikasi data Anda. Petugas akan membantu mengecek status kepesertaan Anda dalam program bansos.


Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link untuk mengecek status bansos PKH 2026 via Telegram, tidak benar.

Publish date : 2026-03-23