[SALAH] Video "Warga Israel Melarikan Diri dari Serangan Iran
Akun Instagram “Sahabatsurga” pada Selasa (10/03/2026) mengunggah video [arsip] memperlihatkan kepanikan yang diduga warga Israel melarikan diri dari serangan Iran. Video itu disertai dengan narasi sebagai berikut:
Warga Israel yang tidak mampu membeli tiket pesawat meninggalkan rumah mereka dan melarikan diri menuju pegunungan. Eksodus massal melanda negara itu di tengah meningkatnya konflik dan kekacauan. Keluarga-keluarga meninggalkan kota demi keselamatan, keputusasaan meningkat seiring dengan semakin sedikitnya pilihan yang tersedia.
Hingga artikel ini diterbitkan, unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 1,2 juta kali, 3.000 interaksi komentar dan 2.300 dibagikan ulang.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri cuplikan video yang beredar dengan melakukan pencarian gambar balik menggunakan Google Lens pada beberapa bagian frame. Hasil penelusuran menunjukkan adanya unggahan serupa dari akun Facebook “Dolpa” yang dipublikasikan pada Kamis (29/05/2025).
Keterangan dalam bahasa Nepal pada unggahan tersebut menjelaskan bahwa peristiwa dalam video memperlihatkan masyarakat yang sedang mengumpulkan yarsagumba di Rupa Patan, Distrik Dolpa, Nepal.
Yarsagumba sendiri merupakan jamur langka yang tumbuh pada tubuh larva serangga di kawasan pegunungan Himalaya dan dikenal memiliki nilai ekonomi tinggi karena sering dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional.
Video yang beredar merupakan rekaman aktivitas masyarakat di Rupa Patan, Distrik Dolpa, Nepal yang sedang mengumpulkan yarsagumba, yaitu jamur langka bernilai tinggi yang tumbuh di kawasan Himalaya. Dengan demikian, video dengan klaim “warga Israel melarikan diri dari serangan Iran” merupakan konten yang menyesatkan (Misleading Content).
https://web.facebook.com/reel/698468096251155
https://www.bbc.com/indonesia/majalah-44870262#:~:text=Yarsagumba%2C%20dalam%20bahasa%20Tibet%20memiliki,spora%20jamur%20parasit%20Ophiocordyceps%20sinensis.
https://arsip.cekfakta.com/archive/1774849333.647179/index.html
Publish date : 2026-03-31
Hal Menarik Lainnya...