Cek Fakta: Hoaks Menlu Iran Abbas Araghchi Sebut Presiden Prabowo sebagai Pecundang


Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta menemukan postingan Menlu Iran Abbas Araghchi menyebut Presiden Prabowo sebagai pecundang. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 10 April 2026.
Dalam postingannya terdapat tangkapan layar dari TV One News dengan foto Abbas Araghchi dan berisi narasi sebagai berikut:
"Menlu Iran! Prabowo Tak Usah Bicara Rakyat Iran Keras Kepala, Kami Bangsa Iran Punya Prinsip Lebih Baik Mati Membela Rakyat Dari Pada Menjadi Pecundang Membela Amerika Dan Israel Seperti Anda."
Lalu benarkah postingan Menlu Iran Abbas Araghchi menyebut Presiden Prabowo sebagai pecundang?
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan membuka akun resmi TV One News di Instagram, @tvonenews. Hasilnya ada unggahan yang identik dengan postingan.
Namun dalam unggahan asli bernarasi "Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Menlu Iran: Pilih Gencatan Senjata atau Perang!"
Unggahan itu disertai narasi:
"Secara tegas Iran memperingatkan Amerika Serikat untuk harus memilih antara gencatan senjata atau perang berkelanjutan melalui Israel dan tidak bisa keduanya.
"Syarat-syarat gencatan senjata Iran-AS jelas dan eksplisit, Amerika harus memilih antara gencatan senjata atau perang berkelanjutan melalui Israel. AS tidak dapat memiliki keduanya," tulis Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi di platform X pada Rabu (8/4)."
Selain itu tidak ada informasi valid terkait pernyataan Menlu Iran pada Presiden Prabowo.


Postingan Menlu Iran Abbas Araghchi menyebut Presiden Prabowo sebagai pecundang adalah hoaks.

https://www.instagram.com/p/DW5ipTSDTnK/?img_index=1

Publish date : 2026-04-13