[SALAH] Rekaman Wawancara Pilot AS yang Ditangkap di Iran
Akun TikTok “domainrakyat.com” pada Senin, (06/04/2026) mengunggah video [arsip] yang diklaim merupakan wawancara pilot AS yang ditangkap di Iran pada insiden yang terjadi di timur tengah saat ini. Informasi itu disertai dengan narasi sebagai berikut:
Iran tembak jatuh pesawat tempur canggih AS F15E Strike Eagle. Sang pilot kini di bawah penahanan Iran.
Sebelumnya, AS telah mengkonfirmasi jatuhnya pesawat tempur seharga 1,5 Triliun ini akibat tembakan sistem pertahanan udara Iran.
Pilot jatuh di Tanah Iran, dan pemerintah Iran telah menawarkan 30.000 dolar kepada siapapun yang bisa menemukan pilot tersebut.
Info disisi lain, pilot tertangkap oleh IRGC, AS masih belum bisa menemukan pilot yang jatuh. 3 pesawat pencarian pilot di lokasi jatuhnya pesawat ini juga ditembak oleh tentara Iran.
Hingga artikel ini diterbitkan, unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 600 ribu kali, mendapatkan 24 ribu suka, 397 interaksi komentar, 1.996 disimpan dan dibagikan ulang sebanyak 912 kali.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri video tersebut dengan melakukan pencarian gambar serupa menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran mengarah pada unggahan akun Instagram “apt_news”, yang menunjukkan bahwa video tersebut telah beredar sebelumnya dengan konteks berbeda, yakni terkait Perang Teluk.
Diketahui, sosok dalam video adalah Kolonel David William Eberly yang ditangkap oleh pasukan Irak saat Operasi Badai Gurun, bukan oleh Iran dalam peristiwa terbaru. Informasi ini diperkuat oleh unggahan di akun YouTube HOCFoundation yang menampilkan wawancara Eberly bersama istrinya saat membahas peristiwa penangkapan tersebut.
Sementara itu, terkait insiden 3 April 2026 sebagaimana diberitakan oleh Bangkok Post, meskipun Iran dilaporkan menembak jatuh jet tempur Amerika Serikat, kedua kru disebut berhasil diselamatkan dan identitas mereka belum diumumkan ke publik.
Video tersebut merupakan rekaman lama yang berkaitan dengan Perang Teluk dan menampilkan David William Eberly yang ditangkap oleh pasukan Irak. Sementara itu, insiden pada 3 April 2026 sebagaimana diberitakan oleh Bangkok Post tidak menyebut adanya pilot yang ditangkap Iran. Dengan demikian, informasi dengan klaim “rekaman wawancara pilot AS yang ditangkap di Iran” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
https://www.instagram.com/reel/DWvsPYbD7Ys/
https://www.axpow.org/bios/eberlytemp.htm
https://www.youtube.com/watch?v=qGwMKLtlwRY
https://www.bangkokpost.com/world/3232110/incredibly-dangerous-rescuing-downed-fighter-crew-in-iran
https://www.tiktok.com/@domainrakyat.com/video/7625223535459601685?_r=1&_t=ZS-95ONMMxqO1a
https://arsip.cekfakta.com/archive/1776043912.126805/index.html
Publish date : 2026-04-14
Hal Menarik Lainnya...