Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran CPNS Kemenag 2026


Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama (Kemenag) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 1 Mei 2026.
Berikut isi unggahannya:
"PENERIMAAN CPNS
KEMENTERIAN AGAMA RI TAHUN 2026
Bergabunglah bersama Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan membangun bangsa yang berakhlak mulia.”
Tersedia Berbagai formasi
DAFTAR SEKARANG
MELALUI LINK RESMI"
Dalam unggahannya, pemilik akun mengarahkan warganet yang bertanya seputar pendaftaran di kolom komentar ke link di bio profil. "Betul silahkan daftar di link pendaftaran ada di bio profil"
Jika diklik, akan muncul tautan yang mengarah pada halaman situs menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP hingga nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS Kemenag 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com


Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran CPNS Kemenag 2026. Penelusuran mengarah pada pernyataan Kemenag dalam website resminya berjudul "Waspada Hoaks! Kemenag Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS dan PPPK".
Dalam keterangannya, Kemenag meminta masyarakat berhati-hati terhadap beredarnya informasi palsu atau hoaks terkait rekrutmen CPNS dan PPPK yang mengatasnamakan pihaknya.
“Sampai saat ini Kementerian Agama tidak membuka rekrutmen CPNS maupun PPPK. Informasi yang beredar di media sosial terkait pendaftaran CPNS dan PPPK atas nama Kemenag adalah hoaks," ujar Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Agama, Wawan Djunaedi di Jakarta, Selasa 21 Januari 2026.
Wawan menjelaskan, setiap proses rekrutmen ASN di lingkungan Kemenag selalu dilakukan secara resmi, transparan, dan diumumkan melalui kanal resmi pemerintah.
"Jika ada kebijakan pembukaan rekrutmen, pasti akan kami umumkan melalui website Kemenag.go.id, akun media sosial resmi, serta kanal resmi pemerintah lainnya. Tidak ada pengumuman melalui jalur pribadi atau tautan tidak jelas," kata dia.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar tanpa sumber yang jelas, apalagi jika disertai permintaan data pribadi, biaya pendaftaran, atau janji kelulusan.
"Kami mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati. Jangan sampai tertipu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan nama Kemenag untuk kepentingan pribadi,” ujar Wawan.
Kemenag juga meminta masyarakat aktif melakukan pengecekan informasi melalui sumber resmi sebelum mengambil langkah apa pun.
Penelusuran juga mengarah pada artikel berita Liputan6.com berjudul "Viral Pendaftaran Seleksi CPNS 2026, Simak Panduan Pendaftarannya".
Artikel ini menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dan seleksi CPNS 2026 hanya akan dilakukan melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik BKN yakni https://sscasn.bkn.go.id.
 


Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran CPNS Kemenag 2026 merupakan hoaks.

https://kemenag.go.id/nasional/waspada-hoaks-kemenag-tegaskan-tidak-ada-rekrutmen-cpns-dan-pppk-I9YWR

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/6213600/viral-pendaftaran-seleksi-cpns-2026-simak-panduan-pendaftarannya

 

 

Publish date : 2026-05-03