Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran CPNS Kementerian Kesehatan 2026
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 9 Mei 2026.
Berikut isi unggahannya:
"PENDAFTARAN CPNS KEMENTERIAN KESEHATAN 2026.
Pendaftaran Gratiss✅✅"
Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
"RESMI DIBUKA
2026
PENDAFTARAN CPNS KEMENTERIAN KESEHATAN
LULUSAN SMA, SMK ATAU SEDERAJAT, D3, 51 & 53
PENEMPATAN SELURUH INDONESIA
DOKTER, PERAWAT, BIDAN, APOTER
PENDAFTARAN TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN"
Unggahan disertai menu pendaftaran. Saat link pendaftaran diklik, akan mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta identitas pribadi seperti nama sesuai KTP dan nomor Telegram aktif.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS Kementerian Kesehatan 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran CPNS Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 2026. Penelusuran mengarah pada penyataan dari Badan Kepegawaian Negara melalui website resminya pada 22 Januari 2026.
Dalam pernyataaannya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan bahwa seluruh proses rekrutmen ASN, baik CPNS maupun PPPK, hanya dilakukan melalui mekanisme nasional yang terintegrasi dan diawasi langsung oleh BKN.
Kepala BKN Zudan menegaskan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait pembukaan seleksi ASN Tahun 2026. Setiap tahapan pengadaan ASN selalu diawali dengan penetapan kebutuhan nasional, persetujuan formasi, serta pengumuman resmi melalui portal pemerintah.
"BKN memiliki peran sentral dalam memastikan proses rekrutmen ASN berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penipuan. Seluruh pendaftaran ASN hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN yang dikelola BKN, bukan melalui tautan pribadi atau situs tidak dikenal," tegas Zudan, Rabu (21/1/2026).
Maka dari itu, BKN mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi rekrutmen ASN yang beredar di luar kanal resmi instansi pemerintah.
Cara termudah untuk mengecek apakah informasi tersebut valid atau tidak, yakni dengan selalu melakukan verifikasi lewat portal resmi BKN, SSCASN, dan website/media sosial resmi instansi pemerintah.
"Kalau belum ada informasi apa pun pada situs-situs resmi pemerintah tersebut, informasi apa pun terkait seleksi CASN patut diwaspadai," kata Zudan.
Penelusuran juga mengarah pada akun Instagram resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yakni @kemenkes_ri. Dalam sorotan mengenai antihoaks, Kemenkes menyampaikan, semua informasi resmi terkait dengan jadwal dan mekanisme seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), termasuk CPNS Kemenkes hanya akan diumumkan melalui situs resmi pemerintah di sscasn.bkn.go.id. Situs resmi Kemenkes untuk informasi CASN adalah casn.kemenkes.go.id.
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran CPNS Kementerian Kesehatan 2026 merupakan hoaks.
https://www.bkn.go.id/beredar-informasi-seleksi-kemenkes-2026-prof-zudan-itu-hoaks-rekrutmen-asn-terintegrasi-dan-diawasi-bkn/
https://www.instagram.com/s/aGlnaGxpZ2h0OjE4MzE0ODg1MTY3MTM4NjY5?story_media_id=3816204256323672327_1817944046&igsh=MXBqMmJueXUzeXl5aw%3D%3D
Publish date : 2026-05-18