[SALAH] Italia Memutus Hubungan dengan Trump

Akun Facebook “Ilfan Radja” pada Minggu, (22/03/2026) mengunggah informasi [arsip] yang menyebutkan bahwa Italia akan memutus hubungan dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, unggahan itu disertai dengan narasi sebagai berikut:

BREAKING: Anda harus mengerti bahwa Anda hanya Persiden Amerika, bukan Italia, Prancis atau Jerman dan Anda tidak akan memiliki keputusan tentang kedaulatan negara-negara ini.

Selat Hormuz, kamu yang membuatnya tidak aman karena kebebasan. Anda bersama orang Iran dan kami tidak akan campur tangan dengan Anda terhadap mereka, dan Anda wajib kepada dunia untuk membawanya kembali dengan selamat agar kapal-kapal minyak bisa melewati seperti sebelumnya.

Eropa tidak akan bertanggung jawab atas keputusan Anda jika mereka benar atau salah, dan Italia menolak untuk menjadi bagian dari perang ini, dari mana kita tidak akan mendapatkan apa-apa selain kejahatan

Hingga artikel ini diterbitkan unggahan tersebut telah mendapatkan 84 reaksi, 2 interaksi komentar dan dibagikan ulang sebanyak 5 kali.

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri informasi terkait hubungan antara Italia dan Amerika Serikat yang disebut mengalami ketegangan. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa kedua negara selama ini tetap memiliki hubungan diplomatik yang erat, meskipun terdapat perbedaan pandangan dalam sejumlah isu terkini.

Dilansir dari Kompas.com, perbedaan tersebut mencuat setelah adanya pernyataan dari Donald Trump yang mengkritik sejumlah pihak, termasuk pemimpin Italia. Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, diketahui menyampaikan keberatan atas pernyataan tersebut. Selain itu, sikap Italia yang tidak memperluas penggunaan pangkalan militer Amerika Serikat di Sigonella untuk operasi ofensif ke Iran turut menjadi sorotan. Italia menegaskan tidak ingin terlibat dalam konflik di kawasan Timur Tengah.

Meski demikian, dinamika tersebut tidak berarti hubungan kedua negara terputus. Dikutip dari Euronews, perbedaan sikap tersebut lebih mencerminkan kebijakan masing-masing negara dalam merespons konflik. Pertemuan antara Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, dengan Perdana Menteri Italia di Roma pada Jumat (8/5/2026) menunjukkan bahwa komunikasi bilateral tetap berjalan. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas kerja sama strategis dan menegaskan komitmen untuk terus berkoordinasi dalam berbagai kepentingan bersama.

Perbedaan pandangan antara Italia dan Amerika Serikat tidak dapat diartikan sebagai putusnya hubungan diplomatik kedua negara. Hubungan bilateral tetap berjalan dan ditandai dengan komunikasi serta kerja sama strategis yang terus dilakukan. Maka, informasi yang menyebutkan bahwa “Italia memutus hubungan dengan Trump” merupakan konten palsu (Fabricated Content).

https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/05/15/213000882/-hoaks-italia-memutus-hubungan-dengan-trump
https://www.euronews.com/my-europe/2026/05/06/us-troop-pullout-from-italy-military-interdependence-interests-in-europe-prevail
https://web.facebook.com/ilfan.radja/photos/breaking-anda-harus-mengerti-bahwa-anda-hanya-persiden-amerika-bukan-italia-pran/122307440870073963
https://arsip.cekfakta.com/archive/1779084162.80933/index.html

Publish date : 2026-05-22