Cek Fakta: Tidak Benar Video Gubernur Dedi Mulyadi Adakan Kuis Tebak Kata Berhadiah
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengadakan kuis tebak kata berhadiah ratusan juta rupiah. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 25 Mei 2026.
Berikut isi unggahannya:
"ASSALAMUALAIKUM " "SALAM KEBAJIKAN UNTUK KITA SEMUA"👇Silakan tebak (PERTANYAAN) di bawah ini, yang bisa tebak akan mendapatkan (REZEKI) dari saya langsung, KANG DEDI MULYADI 👇"
Berikut kuis dalam unggahan yang beredar: "Ayo tebak nama pulau yang terletak di timur. P_P_A"
Unggahan disertai pernyataan dari Dedi Mulyadi, berikut isinya:
"Assalamualaikum, sampurasun, saya Dedi Mulyadi mengadakan kuis tebak kata berhadiah ratusan juta rupiah bagi siapa saja yang bisa tebak nama kota yang ada di gambar ini, segera anda kirimkan jawaban dan nomor Whatsapp anda di pesan messenger saya yang benar akan langsung saya hubungi"
Terdapat link kirim pesan dalam postingan yang beredar tersebut.
Lalu benarkah klaim video Dedi Mulyadi mengadakan kuis tebak kata berhadiah ratusan juta rupiah? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Dedi Mulyadi mengadakan kuis tebak kata berhadiah ratusan juta rupiah. Penelusuran dengan google image ditemukan bahwa video klaim identik dengan postingan Dedi Mulyadi di akun Instagramnya @dedimulyadi71 pada 31 Januari 2025.
Dalam unggahannya, Dedi memberikan respons mengenai demonstrasi yang meminta tambang ilegal dibuka kembali.
Berikut selengkapnya:
"Kita tahu bahwa proses demonstrasi yang meminta tambang ilegal dibuka kembali adalah peristiwa yang bertentangan dengan nalar, peristiwa yang bertentangan dengan hukum, peristiwa yang bertentangan dengan asas asas kepatutan dan asas asas kebudayaan, masyarakat Jawa Barat sebagai masyarakat Siliwangi yang menghormati alam semesta secara paripurna. hinaan dan cacian yang diarahkan kepada saya bagi saya tidak ada problem apapun, karena bagi saya hal yang terbiasa dicaci maki oleh siapapun yang pikiran dan tindakannya bertentangan dengan pikiran dan tindakan yang saya lakukan.
Untuk itu, permohonan maaf yang dilakukan bukan untuk saya karena saya tidak ada masalah, sampaikan permohonan maafnya untuk seluruh rakyat Jawa Barat dan seluruh rakyat Indonesia bahwa anda sudah melakukan tindakan yang bertentangan dengan pikiran dan akal sehat sebagai manusia, melakukan tindakan yang bertentangan dengan asas asas kepatutan, tindakan yang bertentangan dengan prinsip sosial kemasyarakatan dan tindakan itu tidak mencerminkan ketokohan yang memiliki kapasitas dan kualitas yang mumpuni sebagai aktivis baik sosial kemasyarakatan maupun aktivis politik
Dan tindakan itu juga dilakukan menggunakan atribut atau kaos yang berbaju ormas dan berbaju tim sukses salah satu calon pasangan kepala daerah, ini sikap yang saya lakukan sekalipun tidak perlu meminta maaf kepada saya minta maaflah kepada seluruh rakyat Jawa Barat minta maaflah sebagai seorang tokoh, tidak mencerminkan sosok sebagai tokoh yang mengerti kebudayaan, mengerti sosial, mengerti kebudayaan, mengerti undang undang.
Itu saja yang saya sampaikan semoga masyarakat Jawa Barat kedepan semakin cerdas dan memiliki visi yang kuat untuk menjaga alam Jawa Barat secara akal budi pekerti yang luhur. Hatur nuhun."
Penelusuran juga dilakukan dengan menggunakan perangkat pendeteksi AI lewat situs Hive Moderation. Hasil analisis mengungkap bahwa video tersebut 0,3 persen merupakan buatan AI, sedangkan audio menunjukkan 73,3 persen dihasilkan AI.
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Dedi Mulyadi mengadakan kuis tebak kata berhadiah ratusan juta rupiah, tidak benar.
https://www.instagram.com/reel/DFgvzZpy8eJ/
https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection?gad_source=1&gad_campaignid=19609884447&gclid=Cj0KCQjw58PGBhCkARIsADbDily3VYdbxmXbDHS5ri9ub4ff2DXodhTK2ejPVsexhbFhjmpxLH7UEgcaArkWEALw_wcB
Publish date : 2026-05-31
Hal Menarik Lainnya...