Cek Fakta: Tidak Benar Gubernur Sherly Tjoanda Berbagi Dana Bantuan Rp 20 Juta
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim sertifikat kepolisian bahwa Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda Laos berbagi dana bantuan Rp 20 juta kepada masyarakat yang membutuhkan. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 1 Juni 2026.
Berikut isi unggahannya:
"SERTIFIKAT
SURAT IZIN RESMI KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA
nomor: Oll/POLRI/014/VII, 2026
saya atas nama SHERLY TJOANDA LAOS, ingin berbagi kepada masyarakat yang benar - benar membutuhkan dengan nilai Rp20.000.000 (DUA PULUH JUTA). dan saya berjanji kepada masyarakat bahwasanya dana bantuan ini tanpa dipungut biaya atau pajak (GRATIS). apabila masyarakat membutuhkan dana bantuan ini silakan hubungi Messenger atau dm saya.
KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
Penyelenggara
(Sherly Joanda Laos)
Polda metro jaya
(Irjend. M. fadil imran"
Caption dalam postingan berupa tulisan sebagai berikut:
"Spesial buat bapak dan ibu yang benar benar membutuhkan"
Postingan menyertakan link kirim pesan.
Lalu benarkah klaim Sherly Tjoanda Laos berbagi dana bantuan Rp 20 juta kepada masyarakat yang membutuhkan? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim Sherly Tjoanda Laos berbagi dana bantuan Rp 20 juta kepada masyarakat yang membutuhkan. Penelusuran mengarah pada unggahan Sherly Tjoanda melalui akun Instagram pribadinya yakni @s_tjo.
Dalam unggahannya, Sherly mengatakan bahwa penipuan kini semakin canggih, bahkan memakai foto dan suara AI sehingga mirip dengannya untuk melakukan penipuan. Dia pun meminta masyarakat jangan percaya dengan hadiah, doorprize, atau janji-janji manis yang mengatasnamakannya.
Berikut pernyataan lengkap Sherly dalam video postingan:
"Belakangan ini sering beredar pesan atau video melalui Whatsapp, medsos yang mengatasnamakan saya Sherly Tjoanda atau Sherly Laos dengan iming-iming giveaway uang tunai puluhan juta rupiah dan meminta data pribadi, nomor rekening bahkan KTP atau bahkan meminta mentransfer sejumlah uang tertentu untuk mendapatkan jumlah uang yang lebih besar.
Saya ingatkan, itu adalah penipuan, sekali lagi itu adalah penipuan. Saya tegaskan, satu, saya tidak pernah memberikan kuasa kepada siapapun untuk mengadakan giveaway berhadiah uang atau meminta data pribadi masyarakat.
Yang kedua, jangan percaya pada pihak manapun yang mengatasnamakan saya dengan janji hadiah, meminta transfer uang, meminta data pribadi atau mengatasnamakan saya, katanya bisa mempromosikan jabatan, bisa memberikan proyek, saya tidak pernah memberikan kuasa kepada siapapun.
Dan ketiga, semua informasi resmi hanya akan disampaikan melalui kanal resmi Pemprov Maluku Utara atau akun pribadi saya. Demi keamanan, jangan pernah membagikan data pribadi, rekening atau dokumen penting kepada pihak yang tidak jelas.
Jangan pernah memberikan uang kepada siapapun dengan iming-iming proyek atau jabatan karena sekali lagi saya tidak pernah memberikan kuasa kepada siapapun.
Mari kita saling mengingatkan, lindungi diri dan keluarga dari modus penipuan seperti itu. Hormat saya Sherly Laos."
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim Sherly Tjoanda Laos berbagi dana bantuan Rp 20 juta kepada masyarakat yang membutuhkan, tidak benar.
https://www.instagram.com/reel/DPOMiayEcPA/
Publish date : 2026-06-05
Hal Menarik Lainnya...