Cek Fakta: Hoaks Video Mahfud Md Bagikan Dana Bantuan Indonesia dengan Daftar Via WhatsApp


Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan video Mahfud Md memberikan dana bantuan Indonesia dengan mendaftar melalui WhatsApp. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 8 Juni 2026.
Dalam postingan tersebut terdapat video dengan narasi sebagai berikut:
"Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh
Saya ingin menyampaikan kabar gembira lagi untuk masyarakat, bahwa ada rampasan aset dari koruptor sebanyak 10 miliar dan ini nantinya ini akan dibagikan kepada yang belum mempunyai usaha.
Masing masing akan dibantu sebanyak Rp 100 juta, ini riil dan juga amanah ya, bukan settingan atau hoaks, pasti cair untuk yang mendaftar.
Jadi silakan menghubungi langsung WhatsApp saya untuk menerima bantuan karena ini terbatas, jadi siapa cepat akan diproses yang tidak percaya bisa diskip saja, tidak usah dikomentar, karena saya tidak mau berdebat karena bantuan ini untuk yang mau saja. Jangan samakan acara ini dengan acara lainnya saya di sini tanggung jawab pastinya.
Mungkin itu saja yang harus saya sampaikan, segera lakukan pendaftaran kalau ada kesalahan mohon maaf. Assalamualaikum"
Akun itu menambahkan narasi:
"Sebagai Aspirasi Saya Menyambut Saya Mohammad Mahfud Mengadakan Dana Bantuan Indonesia Dan Menyambut Bapak/Ibuk
Silakan Kirim Nomor whatsapp-nya di kolom komentar
dan buruan dapatkan uang Bantuan 💯 juta Rupiah Indonesia"
Lalu benarkah postingan video Mahfud Md memberikan dana bantuan Indonesia dengan mendaftar melalui WhatsApp?
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Mahfud Md memberikan dana bantuan Indonesia. Penelusuran dilakukan dengan menggunakan perangkat pendeteksi AI lewat situs Hive Moderation. 
Hasil analisis Hive Moderation mengungkap bahwa 98,9 persen suara dalam video klaim dihasilkan oleh AI.
Penelusuran juga dilakukan dengan Google Images. Penelusuran menemukan video tersebut identik dengan kegiatan Mahfud Md saat masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan pada 5 November 2021.
Saat itu Mahfud menyampaikan jumpa pers mengenai Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Dia menyampaikan, Satgas BLBI mengirim tim dan aparat keamanan untuk menyita aset jaminan penanggung utang dari PT Timur Putra Nasional, yakni tanah seluas 124 hektare yang dulu dijaminkan Tommy Soeharto ke negara.


Postingan video Mahfud Md memberikan dana bantuan Indonesia dengan mendaftar melalui WhatsApp adalah hoaks.

https://www.youtube.com/watch?v=iopdytqv9mE

https://www.antaranews.com/berita/2504933/mahfud-sebut-obligor-dan-debitur-blbi-sering-melobi-pemerintah

https://lampung.antaranews.com/berita/557413/mahfud-tommy-soeharto-sewakan-tanah-yang-dijaminkan-negara

Publish date : 2026-06-11