Cek Fakta: Hoaks Amerika Deportasi Pemain Iran Gegara Selebrasi Pistol
Murianews, Kudus – Tim Cek Fakta Murianews.com menemukan narasi yang menyebutkan Amerika deportasi pemain Iran, Mohammad Mohebi gegara selebrasi mengacungkan pistol usai cetak gol ke gawang Selandia Baru.
Narasi ini ramai beredar usai Iran menahan imbang Selandia Baru di pertandingan Piala Dunia 2026 di Stadion SoFi, Los Angeles, Amerika Serikat, Senin (15/6/2026). Salah satunya diunggah sebuah akun Facebook pada 17 Juni 2026.
”Mohammad Mohebi dari Iran dideportasi oleh DHS menyusul selebrasi kontroversialnya dengan gerakan mengacungkan pistol setelah mencetak gol dalam pertandingan Piala Dunia Iran melawan Selandia Baru yang berakhir imbang 2-2 di Stadion SoFi di Los Angeles,” tulis narasi tersebut.
Dalam unggahannya, akun tersebut juga menyematkan foto pemain 27 tahun itu saat selebrasi mengacungkan pistol usai mencetak gol ke gawang Selandia Baru pada menit ke-64 dan membuat skor imbang 2-2.
Usai diunggah, narasi tersebut mendapatkan tujuh komentar dari netizen. Bahkan, mayoritas komentar percaya dengan narasi tersebut.
Namun, benarkah Amerika deportasi pemain Iran, Mohammad Mohebi gegara selebrasi acungkan pistol tersebut? Simak penelusuruannya di halaman berikut.
Penelusuran…
Tim Cek Fakta Murianews.com mencoba menelusuri klaim yang menyebutkan Amerika deportasi pemain Iran tersebut dengan teknik reverse image search.
Hasilnya, foto tersebut identik dengan artikel Jawa Pos yang tayang, Selasa (16/6/2026), namun, artikel tersebut tidak menjelaskan kapan momen itu terjadi.
Penelusuran juga dilakukan dengan menggunakan alat pencarian Google dengan kata kunci terkait. Hasilnya, terdapat artikel dari Goal.com, Selasa (16/6/2026).
Dalam artikel itu disebutkan, Mohebi melakukan selebrasi membentuk pistol di tangannya saat menjebol gawang Selandia Baru untuk menyamakan kedudukan di laga pembuka Piala Dunia 2026.
Usai mencetak gol, ia kemudian berlari dengan menunjuk dua jari kea rah lengannya sebelum mengulurkan dua jari di tangan kanannya dan menggerakkannya di udara.
Aksi selebrasi itu kemudian ditafsirkan sebagai gestur ”pistol” oleh pengamat sepakbola. Meski begitu, dalam sebuah wawancara, ia mengaku tak ada maksud tertentu di balik selebrasinya.
”Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua warga Iran yang tinggal di Los Angeles, mereka menciptakan suasana yang luar biasa. Selebrasi ini terlintas dalam pikiran saya, dan saya melakukan gerakan ini untuk semua penggemar, hanya sebagai bentuk perayaan,” ungkapnya.
Sementara itu, melansir dari Lead Stories, Department of Homeland Security (DHS) Amerika Serikat membantah narasi yang menyebutkan pihaknya telah mendeportasi pemain Iran.
”Ini adalah hoaks. Tidak ada pemain dari tim sepak bola Iran yang dideportasi,” tulis DHS Amerika Serikat.
Pemain Iran hanya diperintahkan untuk segera meninggalkan AS begitu pertandingan selesai.
Kesimpulan…
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Murianews.com, narasi Amerika deportasi pemain Iran Mohammad Mohebi gegara selebrasi pistol adalah disinformasi dengan jenis satire.
DHS Amerika Serikat memastikan pihaknya tidak mendeportasi pemain Iran di ajang Piala Dunia 2026.
Unggahan itu awalnya dibagikan pengguna X dalam bentuk konteks satire. Namun, disebarluaskan warganet Facebook menjadi berita bohong.
Hasil penelusuran Tim Cek Fakta Murianews.com. (Dok. Murianews)
Publish date : 2026-06-22