Hoaks, Febrie Bongkar Bungker Rp11 Triliun Milik Jokowi
tirto.id - Beredar di media sosial Facebook yang menyebutkan, bahwa mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, akan membongkar Rp11 ribu triliun di bungker milik Jokowi.
Narasi tersebut diunggah sebuah akun Facebook bernama "Vlog Content" (arsip) pada 11 Juli 2026. Dalam unggahan itu, disertakan juga gambar Febrie dengan klaim tersebut, dan judul "Perang Mega Bintang Dimulai".
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Unggahan tersebut menyertakan caption dalam gambar, "Saya akan bongkar juga 11 ribu triliun di bunker Jokowi." Sementara itu, narasi yang dituliskan pada unggahan tersebut menyatakan bahwa sebagian pihak menilai jika pernyataan Febrie benar adanya, maka akan menjadi kasus terbesar di Indonesia.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Namun, dituliskan juga bahwa landasan dari dasar pernyataan Febrie, bukti, dan kebenarannya masih dipertanyakan.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Hingga artikel ini ditulis pada Selasa (28/7/2026) unggahan tersebut telah mendapat 340 tanda suka, 489 komentar, dan 17 kali dibagikan ulang.
Sampai dengan pantauan hari ini, unggahan tersebut masih menjadi bahan perbincangan dan memunculkan beragam tanggapan dari warganet. Salah satunya menganggap unggahan tersebut sebagai hal yang seru untuk dinantikan.
"Seru ini tontonan yang asyik lebih heboh dari piala dunia, tidak sabar menungu babak selanjutnya," ucap salah satu warganet.
Lantas, benarkah Febrie pernah menyatakan klaim seperti yang disebutkan dalam unggahan tersebut?
Baca juga:Eks Jampidsus Febrie Keluar Isolasi, Gabung Tahanan KPK Hari iniperiksa fakta Febrie Adriansyah Bongkar Bunker 11 Triliun.
Tim Periksa Fakta Tirto menelusuri pernyataan Febrie mengenai bungker yang berkaitan dengan tiga kasus dugaan korupsi, yakni Asabri, Krakatau Steel, dan PLN batu bara berujung black out. Pernyataan Febrie tersebut secara resmi dikeluarkan pada Jumat (10/7/2026), saat memberikan konferensi pers di Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung) Jakarta.
Kasus dugaan korupsi tersebut awalnya ditangani oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Kortastipidkor Polri. Penyidik melakukan penggeledahan di 12 lokasi sejak Rabu (8/7/2026) dan menemukan sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai dan emas dalam sebuah brankas.
Terdapat dua brankas yang ditemukan penyidik Polri, yakni di sebuah caffee de'Clan daerah Cipete, Jakarta Selatan, dan di rumah daerah Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Total 74 Kg emas batangan dan uang tunai berbagai jenis senilai Rp543 miliar disita dari dua lokasi tersebut.
Febrie kemudian menanggapi mengenai kasus dan barang bukti yang disita Polri, yang diduga berkaitan dengannya. Dia menyatakan, bahwa apa yang ada di dalam brankas tersebut ada yang memiliki.
"Dan mengenai uang tadi kan sudah saya jelaskan yang ditemukan, bahwa itu ada pemilik, bahwa itu ada kegiatan, ada orang-orang juga penerima kegiatan, itu bisa juga ditanya," kata Febrie dalam konferensi pers di Gedung Bundar Kejagung tersebut.
Di sisi lain, dia tak menampik bahwa rumah Sentul itu adalah kediaman lamanya. Namun, Febrie menyinggung mengenai kepemilikannya dengan meminta pengecekan dokumen terkait.
"Yang kedua tentang rumah Sentul, itu memang rumah pribadi Jampidsus yang sudah sejak lama. Itu bisa dilihat bagaimana proses kepemilikan sejak awal," ujar Febrie.
Baca juga:Tim 9 Kejagung Periksa 3 Saksi Terkait Kasus Febrie Adriansyah
Dari pernyataannya selama konferensi pers di gedung Kejagung pada Jumat (10/7/2026) tersebut, tidak ditemukan adanya pernyataan mengenai Febrie yang akan membongkar uang Rp11 ribu triliun di bungker milik Jokowi. Sebab, selain menanggapi mengenai kasus yang menyeretnya, Febrie hanya menjabarkan, bahwa penanganan perkara korupsi di Gedung Bundar tetap berjalan, salah satunya dugaan korupsi MBG pada BGN.Dengan demikian, narasi mengani Febrie akan membongkar Rp11 ribu triliun di bungker milik Jokowi, dapat dipastikan salah dan menyesatkan (false and misleading).==Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
https://www.facebook.com/photo/?fbid=27609947548617203&set=a.189871694384825
https://tirto.id/eks-jampidsus-febrie-keluar-isolasi-gabung-tahanan-kpk-hari-ini-hAjL
https://tirto.id/tim-9-kejagung-periksa-3-saksi-terkait-kasus-febrie-adriansyah-hAlo
Publish date : 2026-07-28