Keliru, Video Bill Gates Sebut Vaksin COVID-19 Akan Mengubah DNA

tirto.id - Sebuah unggahan video beredar di media sosial Facebook mengklaim seorang filantropis dalam riset dan pengembangan vaksin, serta distribusi global, Bill Gates, tertangkap dalam tayangan video menyebutkan vaksin COVID-19 akan mengubah DNA manusia untuk selamanya.

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook “Hartini” (arsip) pada Senin (19/5/2025). Cuplikan video berdurasi 1 menit 30 detik tersebut memperlihatkan Bill Gates memegang sebuah alat peraga berbentuk model virus corona (SARS-CoV-2).

let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

Model replika virus tersebut digunakan sebagai alat bantu visual untuk mengedukasi penonton dan menjelaskan bagaimana struktur protein lonjakan (spike protein) pada permukaan virus corona bekerja.

let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

#gpt-inline3-passback{text-align:center;}

“INILAH JAHATNYA BILL GATES. BILL GATES TERTANGKAP KAMERA MENGAKUI BAHWA VAKSIN ‘EKSPERIMEN’ BUATANNYA AKAN MENGUBAH DNA SELAMANYA.” Begitu narasi tertulis dalam video.

let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

#gpt-inline4-passback{text-align:center;}

Pengunggah juga menuliskan keterangan dalam unggahan “Bill Gates jualan Vaksin Yg mengubah DNA manusia.”

Sampai artikel ini ditulis pada Kamis (30/7/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 2 likes dan 2 komentar.

“Penemu nya dulu yg harus di jadikan percobaan ..setelah itu rakyat nya dulu ..tunggu spe beberapa tahun baru ke negara luar ..jgn baru2 sdh di uji coba ke indonesia ..yg udah2 covid gimana ? ..baru batuk filek aja udah di bilang covid.” Begitu tulis salah satu komentar.

Lantas, benarkah Bill Gates tertangkap dalam tayangan video sebut vaksin COVID-19 akan mengubah DNA manusia?

Baca juga:Salah, Vaksin HPV Sebabkan Autoimun, Vaskulitis, hingga Kematian

Periksa Fakta Vaksin Bill Gates. foto/hotline periksa fakta tirto

Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasil penelusuran mengarah ke laman Reuters, yang menyatakan bahwa video cuplikan mengklaim Bill Gates menyebutkan vaksin mRNA akan memodifikasi DNA seseorang adalah tidak benar.

Mark Lynas, seorang peneliti tamu di kelompok Alliance for Science Universitas Cornell dalam laman Department of Microbiology and Immunology membantah anggapan bahwa vaksin dapat memodifikasi organisme secara genetik. Lynas mengatakan kepada Reuters bahwa tidak ada vaksin yang dapat memodifikasi DNA manusia secara genetik.

“Itu hanya mitos. Modifikasi genetik melibatkan penyisipan DNA asing secara sengaja ke dalam inti sel manusia, dan vaksin sama sekali tidak melakukan itu.” begitu keterangan Lynas sebagaimana dikutip dari Reuters.

Lebih lanjut Tirto menelusuri akun YouTube Bill Gates dan menemukan video asli yang diunggah pada 30 April 2020. Video tersebut menampilkan Gates menjelaskan cara kerja vaksin yang dikembangkan dengan teknologi mRNA. Dalam tayangan berdurasi 2 menit 28 detik tersebut, Gates memberikan pernyataannya bahwa vaksin RNA menempatkan instruksi dalam kode genetik yang dibutuhkan untuk menghasilkan antigen patogen.

“Yang biasanya dilakukan adalah mengambil sebagian virus atau hanya bagian lonjakan (spike), yaitu bagian di permukaannya, dan menempelkannya pada sesuatu yang lain. Jadi, sama sekali tidak ada risiko menyebabkan penyakit. Satu cara terakhir yang baru dan menjanjikan disebut vaksin RNA. Dengan RNA dan DNA, alih-alih memasukkan bentuk itu, Anda memasukkan instruksi dalam kode untuk membuat bentuk itu." Begitu penjelasan Gates.

Kemudian video yang beredar mengklaim kalimat "Anda memasukkan instruksi dalam kode untuk membuat bentuk itu,” untuk mengubah atau memodifikasi susunan genetik (DNA) seseorang.

Faktanya, Gates mengatakan bahwa vaksin RNA “menempatkan instruksi dalam kode untuk membuat bentuk itu”, merujuk pada “kode genetik yang dibutuhkan” untuk menghasilkan antigen patogen yang digunakan oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit.

Bill and Melinda Gates Foundation serta para ahli medis menegaskan, bahwa Bill Gates sama sekali tidak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa vaksin dapat mengubah DNA.

Melansir laman AFP Fact Check, Jeannette Dabanch Peña, profesor penyakit menular di Universitas Chili menyebutkan bahwa vaksin mRNA tidak mengubah DNA seseorang.

“Mereka tidak memanipulasi DNA manusia. Virus-virus tersebut hanya dirancang untuk mengekspresikan protein tertentu sehingga tubuh kita dapat mengidentifikasinya dan menghasilkan pertahanan yang diperlukan. Inilah yang dilakukan virus secara alami dan virus tidak memanipulasi gen kita,” jelasnya, sebagiamana dikutip dari AFP.

Koordinator respons Covid-19 Yayasan Gates di Afrika, Solomon Zewdu, mengatakan kepada AFP dalam sebuah wawancara bahwa klaim tersebut tidak memiliki dasar ilmiah.

“Ini tidak mengubah DNA dan Bill (Gates, catatan editor) sendiri belum mengakui apa pun yang secara eksplisit mengatakan bahwa ini akan mengubah DNA,” begitu jelasnya, dikutip dari AFP Fact Check.

Vaksin mRNA bekerja dengan cara mengirimkan instruksi genetik ke luar inti sel (sitoplasma) agar tubuh membentuk protein pelindung. Vaksin ini tidak pernah masuk ke dalam inti sel tempat DNA manusia berada, sehingga secara biologis mustahil untuk mengubah struktur genetik seseorang.

World Health Organization menjelaskan bahwa vaksin bekerja dengan melatih sistem kekebalan tubuh agar mengenali dan melawan patogen penyebab penyakit.

Adapun beberapa vaksin generasi baru menggunakan DNA atau RNA sebagai "cetak biru" untuk membuat antigen, yaitu protein yang memicu respons imun. Tujuannya adalah agar tubuh menghasilkan antigen tersebut sementara waktu sehingga sistem kekebalan dapat membentuk antibodi dan sel memori.

WHO menegaskan, bahwa baik vaksin yang mengandung antigen maupun yang menggunakan DNA atau RNA hanya berfungsi untuk merangsang respons imun dan tidak menjelaskan adanya perubahan terhadap DNA manusia.

Dengan demikian, vaksin tidak dinyatakan dapat mengubah materi genetik manusia, melainkan melatih sistem imun agar siap melawan infeksi di kemudian hari.

Baca juga:Hoaks, Rekayasa Vaksin Hantavirus Dibuat Moderna sejak 2023

Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyebutkan bahwa video Bill Gates menyatakan vaksin COVID-19 dapat mengubah DNA manusia selamanya bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

Dalam video asli, Bill Gates menjelaskan cara kerja varian virus COVID-19 (SARS-CoV-2) di dalam tubuh manusia serta perkembangan teknologi vaksin untuk melawannya, bukan terkait vaksin COVID-19 dapat mengubah DNA.

Bill and Melinda Gates Foundation serta para ahli medis menegaskan, Gates tidak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa vaksin dapat mengubah DNA.

Faktanya, vaksin bekerja dengan cara melatih sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan melawan virus, tanpa membuat orang yang divaksin sakit, serta tidak mengubah DNA.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

https://www.facebook.com/reel/1010361827969164
https://archive.today/COD6U
https://tirto.id/hoaks-vaksin-hpv-sebabkan-autoimun-vaskulitis-hingga-kematian-hAmR
https://www.reuters.com/article/uk-factcheck-gates-altered-video-dna-vac/fact-check-gates-was-not-caught-on-video-saying-the-covid-19-vaccine-will-change-our-dna-forever-idUSKBN28K2YF/
https://www.youtube.com/watch?v=u1AQ5EXcJYc
https://factcheck.afp.com/vaccines-dont-change-your-dna
https://www.who.int/news-room/feature-stories/detail/how-do-vaccines-work
https://tirto.id/hoaks-rekayasa-vaksin-hantavirus-dibuat-moderna-sejak-2023-hAdt

Publish date : 2026-07-31