[SALAH] Prabowo Ultimatum Jenderal Polisi di Kementerian: Balik ke Barak atau Pensiun Dini!

Akun Facebook “Syafaat Media” pada (27/12/2025) mengunggah video [arsip] berisi narasi:


“PRABOWO NGAMUK! Jenderal Polisi Dipaksa Balik Kandang atau Copot Seragam.

Prabowo ultimatum keras jenderal polisi di kementerian: balik ke barak atau pensiun dini! Langkah ini merespons Perpol yang dinilai kangkangi putusan MK demi legalkan dwifungsi.


Pemerintah segera terbitkan PP untuk akhiri era "superbody" aparat. Januari nanti, polisi dilarang rangkap jabatan sipil tanpa lepas seragam. Netizen dukung penuh ketegasan Presiden. Publik menolak manuver "negara dalam negara" dan mendesak. Polri patuh pada konstitusi.


"Setuju gak Polisi aktif dilarang pegang Jabatan sipil? Blar fokus ngurus kriminal aja”


Hingga Jumat (9/1/2026), unggahan telah disukai sekitar 3.200 akun, dibagikan ulang lebih dari 200 kali, serta menuai 648-an komentar.

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri video dengan mengetikkan kata kunci “Prabowo ultimatum Jenderal Polisi di Kementerian: balik ke barak atau pensiun dini” di mesin pencarian Google. Namun, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim.


Hasil penelusuran teratas mengarahkan pada video pemberitaan di kanal YouTube Tribunnews “RI 1 Ultimatum TNI & Polri: Beresin”.


Pada video yang tayang Selasa (8/4/2025) itu, Presiden Prabowo secara tegas meminta institusi Polri dan TNI berbenah internal berkaitan dengan Revisi UU TNI. Namun, Prabowo tidak menyebutkan bahwa Polri/TNI harus mundur atau pensiun dini saat menduduki jabatan tertentu.

Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, Unggahan berisi klaim “Prabowo ultimatum Jenderal Polisi di Kementerian: balik ke barak atau pensiun dini” merupakan konten palsu (fabricated content).

https://www.youtube.com/shorts/bXgm89IHLq4
https://www.facebook.com/reel/893623820014127
https://archive.org/details/prabowo-ultimatum-jenderal-polisi-di-kementerian-balik-ke-barak-atau-pensiun-dini

Publish date : 2026-01-09