Hoaks! Bahlil minta PLN naikan harga listrik
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di X menampilkan klaim bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengajak PT PLN menaikkan harga listrik prabayar (token) agar PLN tidak merugi dan masyarakat “belajar menghemat arus”.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“bahlil ajak PLN menaikan harga token agar PT PLN tidak rugi dan agar rakyat belajar menghemat arus”
Namun, Bahlil minta PLN naikan harga listrik?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Bahlil maupun Kementerian ESDM yang memerintahkan atau meminta PLN menaikkan harga token listrik.
Kementerian ESDM justru menyatakan tarif tenaga listrik Triwulan I 2026 (periode Januari–Maret) untuk pelanggan non-subsidi tetap atau tidak mengalami kenaikan, dan tarif pelanggan bersubsidi juga tetap.
“Untuk menjaga daya beli masyarakat, Pemerintah memutuskan tarif tenaga listrik Triwulan I Tahun 2026 tetap atau tidak mengalami perubahan,” kata Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno, dilansir dari ANTARA.
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan kepastian dan stabilitas ekonomi bagi rumah tangga dan pelaku usaha pada awal 2026.
Dengan demikian, pernyataan Bahlil minta PLN naikan harga listrik tidak berdasar.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: Bahlil minta PLN naikan harga listrik
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
https://x.com/antoniuscdn/status/2004197895814500428?s=48&t=4HQaKNbTsqPPStmJwP2WVQ
Publish date : 2026-01-15
Hal Menarik Lainnya...