Hoaks! Video WNI jadi tentara AS ungkap harus membayar ratusan juta untuk jadi TNI
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial X menyebarkan klaim bahwa seorang WNI bernama Kezia Syifa bergabung menjadi tentara Amerika Serikat karena proses menjadi tentara di Indonesia disebut dipersulit, karena harus membayar uang ratusan juta dan gajinya lebih besar jika menjadi tentara di AS.
Unggahan itu membingkai narasi seolah-olah alasan tersebut merupakan pengakuan langsung dari Kezia Syifa.
Berikut narasi yang beredar di unggahan tersebut:
“Alasan WNI mau jadi tentara Amerika? Jadi Tentara Indonesia sulit, harus keluar duit ratusan juta”
Namun, benarkah klaim tersebut?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Berdasarkan penelusuran, ANTARA tidak menemukan video asli yang membuktikan Kezia Syifa menyatakan bergabung dengan militer AS karena dipersulit di Indonesia.
Pemeriksaan menggunakan AI Detector Hive Moderation juga mengindikasikan video yang beredar 99,9 persen merupakan hasil kecerdasan buatan (AI).
Sementara itu, pemerintah menyatakan akan proaktif menelusuri dan memverifikasi status kewarganegaraan dua WNI yang dikabarkan menjadi anggota militer asing, yaitu Kezia Syifa dan Muhammad Rio, sesuai prosedur serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pemerintah menegaskan tidak akan berspekulasi, tetapi juga tidak akan bersikap pasif, dan apabila status mereka sudah dipastikan.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
"Kami harus mengumpulkan data dan memastikan yang bersangkutan itu menjadi militer asing atau tidak atau apakah memang status mereka selama ini WNI atau tidak, itu perlu ada satu kepastian," kata Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, dilansir dari ANTARA.
Yusril juga menyatakan akan meminta Menteri Hukum mengambil langkah konkret, termasuk mempertimbangkan pencabutan status kewarganegaraan, jika status kedua WNI tersebut sudah dipastikan.
Klaim: Video WNI jadi tentara AS mengaku harus membayar ratusan juta untuk jadi TNI
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Publish date : 2026-01-29