Cek Fakta: Hoaks Artikel Presiden Prabowo Minta Polisi Tutup Semua Masjid Jelang Lebaran karena Takut Radikalisme


Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel yang mengklaim Presiden Prabowo meminta polisi menutup semua masjid jlang lebaran karena takut terjadi radikalisme. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 18 Maret 2026.
Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar artikel dari Gelora News berjudul:
"Presiden Prabowo Meminta Polisi Tutup Semua Masjid Menjelang Lebaran Takut Terjadi Radikalisme"
Lalu benarkah postingan artikel yang mengklaim Presiden Prabowo meminta polisi menutup semua masjid jelang lebaran karena takut terjadi radikalisme?
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah Gelora.co dengan foto dan tanggal yang sama dengan postingan.
Namun dalam artikel asli berjudul "Prabowo Dinilai Antikritik, Kebebasan Berpendapat di Indonesia Semakin Muram"
Artikel asli sama sekali tidak membahas permintaan Presiden Prabawo pada polisi untuk menutup masjid jelang lebaran. Artikel asli membahas pernyataan Koalisi Masyarakat Sipil usai serangan air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.


Postingan artikel yang mengklaim Presiden Prabowo meminta polisi menutup semua masjid jlang lebaran karena takut terjadi radikalisme adalah hoaks.

https://www.gelora.co/2026/03/prabowo-dinilai-antikritik-kebebasan.html

Publish date : 2026-04-07