Hoaks, Kabar Donald Trump Sekarat Akibat Melawan Iran
tirto.id - Beredar di media sosial Facebook, unggahan mengklaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam keadaan sekarat dan mengalami stroke berat setelah mengalami kerugian besar selama perang melawan Iran.
ADVERTISEMENT
Unggahan itu disebarkan oleh akun Facebook bernama “Saleh Hudin” (arsip) pada Rabu (08/04/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar Trump terbaring di atas brankar yang dikelilingi personel medis.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Menunggu malaikat pencabut nyawa datang menjemput,” begitu narasi tertulis dalam gambar.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Pengunggah juga menuliskan keadaan Trump pada keterangan unggahan: “Donald Trump sekarat… Stroke berat setelah mengalami kerugian besar selama perang melawan IRAN…”
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis 6 jam kemudian pada Rabu (08/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 35 likes, dan 23 komentar. Kolom komentar dipenuhi dengan reaksi kepercayaan terhadap informasi tersebut.
Lantas, benarkah klaim Trump sekarat?
ADVERTISEMENT
Baca juga:Rangkuman Pidato Donald Trump ke Warga Amerika Soal Perang Iran
Periksa Fakta Donald Trump Sekarat. foto/hotline periksa fakta tirto
Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya, tidak ditemukan berita kredibel yang membenarkan klaim bahwa Trump tengah sekarat dan mengalami stroke akibat perang melawan Iran.
Kemudian, Tirto mengamati gambar secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama gambar yang terlihat tidak jelas dan wajah personel medis yang tampak tidak natural dan mirip satu sama lain. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).
Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Ai or Not untuk mengetahui penggunaan AI dalam gambar. Hasil analisis menunjukkan bahwa gambar tersebut deepfake hasil manipulasi AI. Selain itu, kami juga menggunakan situs Hive Moderation. Di situs Hive Moderation, gambar ini terdeteksi 67,2% sebagai AI-Generated Image dan 0,2% Deepfake.
Hive Moderation: Donald Trump Sekarat. foto/DOk. Hive Moderation
Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Trump masuk RS sekarat dan stroke berat”. Hasil penelusuran di Google mengarah pada laman Jabar Saber Hoaks bahwa postingan di Tiktok yang menyatakan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump sekarat dan dilarikan ke Rumah Sakit Walter Reed Medical Center (4/4/2026) adalah tidak benar.
Melansir CNN Indonesia, beredar rumor bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump dirawat di rumah sakit sebelum perayaan Hari Paskah yang menyebar luas di media sosial selama akhir pekan. Rumor kesehatan Trump yang berusia 79 tahun itu memang kerap menjadi perhatian lantaran sempat terlihat beberapa kali tampil dengan luka lebam di lengan dan kakinya yang ditutupi kosmetik tebal.
Rumor yang beredar di media sosial menyebut Trump sedang menjalani perawatan di Walter Read Medical Center di Bethesda, Maryland, pada Sabtu (4/4). Rumor itu muncul ketika Gedung Putih merilis jadwal bahwa Trump tidak memiliki acara publik selama akhir pekan. Namun, pihak Gedung Putih membantah klaim tersebut.
Gedung Putih kemudian menanggapi spekulasi tersebut melalui akun Rapid Response 47 di platform X.
“Kaum liberal yang tidak rasional menciptakan teori konspirasi yang tidak masuk akal setiap kali @POTUS tidak berbicara kepada pers selama 12 jam. (Mereka tidak mengatakan apapun ketika Biden secara rutin tidak berbicara kepada pers selama 12 hari),” begitu keterangan pernyataan Gedung Putih, dikutip PEOPLE.
“Jangan khawatir! Presiden Trump secara harfiah tidak pernah berhenti bekerja,” tambahnya.
Dalam rilis akun X bernama “JD Vance News” dituliskan bahwa Trump masih aktif menyelesaikan pekerjaannya dan informasi yang menyebutkan bahwa Trump dirawat di rumah sakit adalah berita palsu. “? #BREAKING HOW DESPERATE THEY REALLY ARE??? They tried pushing the “Trump is hospitalized” lie… and got completely exposed. Meanwhile, President Trump is locked in at the White House — lights on, Marine sentry outside, full operation running. He’s not stepping away. He’s driving it. The fake news media got caught lying again, and Trump is still in the arena getting the job done. This is what real leadership looks like. America First — no distractions, no weakness. Who else is tired of the media’s nonstop lies? Drop a ?? below. #Trump #CNN #FakeNews #USA,” begitu keterangan ditulis dalam akun X JD Vance News.
Sebagai informasi, “JD Vance News" umumnya merujuk pada akun-akun berita atau penggemar yang membagikan informasi, pernyataan, dan aktivitas terbaru dari JD Vance, Wakil Presiden Amerika Serikat saat ini. Akun-akun ini berfokus pada pandangan politiknya, kebijakan Trump-Vance, serta interaksi media sosialnya yang sering kali blak-blakan.
Dengan demikian, narasi yang mengklaim Trump sedang sekarat dan mengalami stroke berat akibat perang melawan Iran adalah tidak benar.
Baca juga:Politikus Demokrat Siap Ajak Negara Eropa Melawan Donald Trump
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim yang menyebutkan Trump sekarat dan mengalami stroke berat akibat perang melawan Iran bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Hasil analisis menunjukkan bahwa gambar yang beredar adalah deepfake yang terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
Gedung Putih kemudian menanggapi spekulasi tersebut melalui akun Rapid Response 47 di platform X. Presiden Trump secara harfiah tidak pernah berhenti bekerja.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02hjjyxHon8JtRyTeV3UDDrCeSHMB1X7zabA538DRrbWVark1W5SHbZPW1C1U7vJs6l&id=100080187281726&rdid=W4uh7sBcwW1y61ka&_rdc=1&_rdr#
https://web.archive.org/web/20260408060838/https://www.facebook.com/login/?next=https%3A%2F%2Fweb.facebook.com%2Fpermalink.php%3Fstory_fbid%3Dpfbid02hjjyxHon8JtRyTeV3UDDrCeSHMB1X7zabA538DRrbWVark1W5SHbZPW1C1U7vJs6l%26id%3D100080187281726%26rdid%3DW4uh7sBcwW1y61ka&rdid=W4uh7sBcwW1y61ka&_rdc=1&_rdr
https://tirto.id/rangkuman-pidato-donald-trump-ke-warga-amerika-soal-perang-iran-htE9
https://www.aiornot.com/dashboard/home
https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
https://saberhoaks.jabarprov.go.id/v2/klarifikasi/detail/PTN004307/DONALD-TRUMP-SEKARAT-DILARIKAN-KE-RUMAH-SAKIT
https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260406101949-134-1344628/viral-rumor-trump-masuk-rumah-sakit-ini-kata-gedung-putih
https://x.com/JDVance_News/status/2040563885481009560?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E2040563885481009560%7Ctwgr%5E203e55e9e86638304820d6faa4ffddbd6ff80102%7Ctwcon%5Es1_&ref_url=https%3A%2F%2Fwww.cnnindonesia.com%2Finternasional%2F20260406101949-134-1344628%2Fviral-rumor-trump-masuk-rumah-sakit-ini-kata-gedung-putih
https://tirto.id/politikus-demokrat-siap-ajak-negara-eropa-melawan-donald-trump-hq5H
Publish date : 2026-04-09