Cek Fakta: Mencium Kucing Sebabkan Infeksi Otak



Murianews, Kudus – Beredar unggahan video dengan narasi mencium kucing dapat menyebabkan infeksi otak. Setelah Tim Cek Fakta Murianews.com telusuri, narasi tersebut ternyata hoaks.



Video dengan narasi mencium kucing dapat menyebabkan infeksi otak itu dibagikan akun Facebook bernama ”Angkara Messi” pada Senin (9/3/2026).



”Seberapa sering kamu cium kucing sampai otak berpotensi di bajak parasit?,” demikian narasi yang dibagikan.



Dalam video itu menyebutkan, ada enam level tingkat keparahan dari infeksi tersebut. Di mana, pada tingkat terparah, infeksi itu akan mengubah perilaku penderitanya.



Namun demikian, berdasarkan penelusuran, klaim yang menyebutkan mencium kucing dapat menyebabkan infeksi otak merupakan hoaks.



Berikut hasil penelusuran selengkapnya.





Tim Cek Fakta Murianews.com mencoba menelusuri klaim menggunakan alat pencarian Google dengan kata kunci ”mencium kucing dapat menyebabkan infeksi otak”.



Hasilnya, tak ada artikel dari sumber kredibel yang menyebutkan mencium kucing dapat menyebabkan infeksi otak.



Tim Cek Fakta Murianews.com justru mendapatkan banyak artikel yang membantah dan menyatakan klaim tersebut merupakan hoaks atau menyesatkan.



Dikutip dari Tempo.co, Dosen Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Siti Gusti Ningrum menyebutkan, infeksi toksoplasmosis dari kucing tidak terjadi melalui kontak fisik seperti mencium, melainkan kotoran yang terkontaminasi parasit Toxoplasma gondii.



Ia menjelaskan, infeksi dapat terjadi jika manusia tak sengaja menelan parasit dari feses kucing yang terinfeksi. Selain itu, risiko utama dari infeksi ini lebih pada gangguan kesehatan reproduksi ketimbang otak.



Berdasarkan data Cornell University College of Veterinary Medicine menyebutkan, parasite Toxoplasma gondii dapat bertahan di lingkungan selama berbulan-bulan setelah keluar bersama kotoran kucing. Ia menjadi infektif dalam satu hingga lima hari.



Disebutkan juga, penularan pada manusia lebih sering terjadi melalui makanan atau tanah yang terkontaminasi.



Karenanya, menjaga kebersihan seperti mencuci tangan, menggunakan sarung tangan saat membersihkan kotoran, serta memastikan makanan matang dan bersih menjadi langkah utama pencegahan.



Kesimpulan…



Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Murianews.com, klaim mencium kucing sebabkan infeksi otak merupakan disinformasi jenis misleading content atau konten menyesatkan.



Faktanya, meski kucing merupakan inang parasit Toxoplasma, penularan ke manusia terjadi melalui kotoran, bukan kontak fisik seperti ciuman.



Selain itu, infeksi ini lebih berisiko memengaruhi sistem reproduksi perempuan daripada menyebabkan gangguan otak.



Hasil penelusuran Cek Fakta Murianews.com, klaim mencium kucing sebabkan inveksi otak adalah hoaks. (Dok. Murianews)

Publish date : 2026-04-16