Salah, Purbaya Peringatkan Ekonomi Indonesia Suram Imbas Perang

tirto.id - Beredar di media sosial TikTok sebuah unggahan yang mengklaim Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa memperingatkan bahwa ekonomi Indonesia bisa suram karena gejolak geopolitik yang semakin kencang.



Unggahan tersebut disebarkan oleh akun TikTok bernama “asikinsajaaa” (arsip) pada Selasa (14/04/2026). Dalam unggahan tersebut ditampilkan gambar Purbaya mengenakan pakaian berwarna putih bersama beberapa orang lainnya dengan latar belakang tempat di depan ruangan bertuliskan ruang rapat.

let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

“Kemanakah Semangat Membara “Sang Koboi”? Purbaya Warning Ekonomi RI Bisa Suram Seperti Negara Lain Imbas Perang," begitu narasi tertulis dalam unggahan video.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

#gpt-inline3-passback{text-align:center;}

Dalam keterangan video dituliskan sebab pesimisme Purbaya terhadap ekonomi Indonesia yang terancam meredup: “Redupnya Sang Koboi: Dari Optimisme Tinggi Menuju Warning Ekonomi Suram. Dahulu, dalam berbagai forum ekonomi, sosok Purbaya Yudhi Sadewa kerap dikenal dengan gaya bicaranya yang lugas, berani, dan penuh rasa percaya diri layaknya seorang "koboi" di tengah padang rumput kebijakan moneter dan fiskal. Ia adalah salah satu suara paling lantang yang menyuarakan optimisme bahwa Indonesia adalah "titik terang" di tengah kegelapan global. Namun, geliat angin geopolitik yang semakin kencang tampaknya mulai mendinginkan semangat membara tersebut. Belakangan, sang koboi tak lagi menembakkan peluru optimisme buta; ia justru menarik tali kekang kudanya dan memberikan peringatan yang cukup getir: ekonomi Indonesia bisa ikut suram.”
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

#gpt-inline4-passback{text-align:center;}

Sampai artikel ini ditulis pada Kamis (16/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 18 likes, 2 komentar, 10 kali dibagikan, dan 5928 kali ditayangkan.

Lantas, benarkah Purbaya memperingatkan bahwa ekonomi Indonesia bisa suram?

Baca juga:Purbaya Perketat Pencairan Restitusi Pajak, Siapkan Aturan Baru

Periksa Fakta Purbaya Warning Ekonomi Bisa Suram. foto/Hotline periksa fakta tirto

Untuk mengetahui kebenaran klaim, pertama-tama Tirto mencari gambar asli yang digunakan untuk klaim tersebut menggunakan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) di Google Lens.

Hasilnya mengarah pada akun Instagram @detikfinanceofficial yang menampilkan gambar serupa. Dalam unggahan tersebut dituliskan, Purbaya mengungkapkan bahwa perang yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran menjadi tantangan signifikan bagi kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta perekonomian Indonesia. Banyak negara sudah mulai merasakan dampak pelemahan ekonomi.⁣

Purbaya memang mengatakan perekonomian Indonesia juga bisa mengalami pelemahan jika tidak dikelola dengan baik. Pelemahan ekonomi itu dikarenakan banyak negara terpaksa menaikkan bahan bakar minyak (BBM) karena suplai terganggu, sementara Indonesia masih menahan harga.⁣

“Perang di Timur Tengah ini merupakan tantangan yang amat signifikan bagi APBN dan perekonomian kita. Jadi kalau kita tidak memanage itu dengan baik, kita mungkin nasibnya akan sama dengan negara sekeliling kita yang sudah mengalami mungkin perlambatan ekonomi yang signifikan. Kalau ada pelemahan (ekonomi), kita akan memperbaiki secepatnya. Jadi Kemenkeu sudah menerapkan early warning system yang cukup untuk perekonomian kita,” begitu keterangan Purbaya.

Melansir laman Detik Finance, dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Senin (06/04/2026), Purbaya mengklaim stabilitas ekonomi Indonesia sejauh ini tetap terjaga di tengah ketidakpastian global akibat eskalasi geopolitik. Berdasarkan berbagai indikator perekonomian, Purbaya justru melihat adanya perbaikan ekonomi. Khusus kuartal I-2026, Purbaya optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tercapai di level 5,5% atau lebih.

Dengan demikian, Purbaya menjelaskan bahwa Indonesia akan menerapkan early warning system untuk mengatasi masalah perekonomian dalam ketidakpastian global bukan akibat perang. Purbaya tidak memberikan peringatan (warning) bahwa ekonomi Indonesia bisa suram seperti negara lain imbas perang.

Konten yang beredar dibuat secara tidak utuh dan beberapa konteks dihilangkan, sehingga menyebabkan kesalahpahaman dan data yang tidak akurat.

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Keuangan RI melalui laman resminya menyatakan bahwa berita yang beredar mengenai pernyataan Menkeu Purbaya memberikan peringatan bahwa ekonomi Indonesia bisa suram seperti negara lain imbas perang merupakan berita tidak benar.

Senada dengan hal tersebut, di Instagram @kemenkeu.prime, dan Facebook “Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME” dituliskan hal serupa bahwa informasi yang beredar yang mengklaim Purbaya memberikan peringatan ekonomi Indonesia bisa suram seperti negara lain imbas perang adalah hoaks.

Masyarakat diimbau agar waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Purbaya.

Baca juga:Purbaya Pamer SAL Rp420 Triliun ke BOS IMF: Fiskal Kita Kuat

Berdasarkan penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa Purbaya memberikan peringatan bahwa ekonomi Indonesia bisa suram seperti negara lain imbas perang adalah konteks yang dihilangkan (missing context).

Purbaya memang menyebutkan perekonomian Indonesia juga bisa mengalami pelemahan jika tidak dikelola dengan baik. Namun, tidak memberikan peringatan (warning) bahwa ekonomi Indonesia bisa suram seperti negara lain imbas perang.

Pelemahan ekonomi itu dikarenakan banyak negara terpaksa menaikkan bahan bakar minyak (BBM) karena suplai terganggu, sementara Indonesia masih menahan harga.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

https://www.tiktok.com/@asikinsajaaa/photo/7628165096056900885
https://archive.ph/53M6Y
https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2286__znnid=318__cb=8dc0add89d__oadest=https%3A%2F%2Fdaihatsu.co.id%2Fproduct%2Frocky-hybrid%2F%3Futm_source%3Dprogrammatic%26utm_medium%3Dtirto%26utm_campaign%3Ddaihatsu_april%26utm_id%3Ddaihatsu_april
https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2286__znnid=319__cb=b81c9fcf72__oadest=https%3A%2F%2Fdaihatsu.co.id%2Fproduct%2Frocky-hybrid%2F%3Futm_source%3Dprogrammatic%26utm_medium%3Dtirto%26utm_campaign%3Ddaihatsu_april%26utm_id%3Ddaihatsu_april
https://tirto.id/purbaya-perketat-pencairan-restitusi-pajak-siapkan-aturan-baru-humh
https://www.instagram.com/p/DWx60ePl9ql/
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8431051/purbaya-warning-ekonomi-ri-bisa-suram-seperti-negara-lain-imbas-perang#google_vignette
https://e-ppid.kemenkeu.go.id/in/post/%5Bhoaks%5D-menkeu-purbaya-warning-ekonomi-ri-bisa-suram
https://www.instagram.com/p/DXLGPdGksms/?igsh=Y2hjdDViYXZkODZm
https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=1258468339814181&id=100069530791223&mibextid=wwXIfr&rdid=RljHEnxM4UZcAWLu#
https://tirto.id/purbaya-pamer-sal-rp420-triliun-ke-bos-imf-fiskal-kita-kuat-hunk

Publish date : 2026-04-16