[SALAH] Raja Malaysia Melarang Penggunaan Bahasa Indonesia di Malaysia
Beredar video [arsip] dari akun YouTube “KajianOnline” pada Rabu (20/5/2026) berisi narasi:
“RAJA MALAYSIA RESMI LARANG BAHASA INDONESIA! TEKEN ATURAN USIR SIAPAPUN YANG TAK PAKAI BAHASA MELAYU”
Hingga Selasa (26/5/2026) unggahan ini telah mendapatkan 368 tanda suka, menuai 506 komentar, dan ditonton ulang lebih dari 23 ribu kali.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menyimak video berdurasi 14 menit 25 detik tersebut dari awal hingga akhir. Isi video hanya membahas tentang masyarakat Malaysia yang dinilai mulai jarang menggunakan Bahasa Melayu yang benar sebagai bahasa utama mereka. Tidak ada pemberitaan tentang Bahasa Indonesia dilarang digunakan di Malaysia.
Sebelumnya, Raja Malaysia memang pernah menyampaikan pernyataan tegas tentang penggunaan Bahasa Melayu. Pernyataan tersebut berbunyi “Bahasa Melayu harus menjadi bahasa utama karena merupakan bahasa kebangsaan. Kalau ada yang tidak terima Bahasa Melayu, lebih baik jangan duduk (tinggal) di Malaysia”.
Pernyataan tersebut itu beredar di sosial media, salah satunya diunggah akun Youtube “MalaysiaGazette TV” dalam video berjudul “Kalau Tak Terima Bahasa Melayu Jangan Duduk Malaysia - Sultan Ibrahim” yang tayang Senin (19/1/2026).
Pernyataan itu disampaikan dalam konteks pembahasan sistem pendidikan di Malaysia. Sultan Ibrahim menegaskan bahwa apabila ada sistem pendidikan baru atau sistem pendidikan lain yang ingin diakui di Malaysia, maka sistem tersebut harus menerima Bahasa Melayu sebagai bahasa utama serta menghormati sejarah negara Malaysia.
Dengan demikian, Sultan Ibrahim hanya menekankan pentingnya Bahasa Melayu sebagai bahasa kebangsaan dan bahasa utama masyarakat Malaysia. Tidak ada pernyataan yang menyinggung pelarangan penggunaan Bahasa Indonesia maupun bahasa lain di Malaysia.
Raja Malaysia hanya menekankan rakyatnya agar tetap menggunakan Bahasa Melayu sebagai bahasa utama, tidak ada pernyataan dari Sultan Ibrahim tentang pelarangan penggunaan Bahasa Indonesia atau bahasa asing lain di Malaysia. Unggahan berisi klaim “Raja Malaysia melarang penggunaan Bahasa Indonesia di Malaysia” adalah konten menyesatkan (misleading content).
https://www.youtube.com/watch?v=MHcyOIG4XJo
Publish date : 2026-05-26
Hal Menarik Lainnya...