[SALAH] Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar Sepakat Membuat Agama Tunggal
Beredar unggahan [arsip] dari akun Facebook “Lucky Harmony Reborn” pada Minggu (14/6/2026) yang membagikan klaim tentang Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar pernah menyepakati pembentukan Agama Tunggal Dunia. Berikut narasinya:
“AGAMA TUNGGAL DUNIA: POPE FRANCIS MENANDATANGANI PERJANJIAN BERSEJARAH DENGAN ISLAM
Paus dan Imam terpenting dalam Islam pada Februari 2019 menandatangani perjanjian yang membuat kita semakin dekat menuju Agama Tunggal Dunia…
Sebuah perjanjian antaragama bersejarag ditandatangani di Timur Tengah, media Arus utama hampir sepenuhnya bungkam mengenainya.
Sheikh Ahmed al-Tayeb dianggap sebagai imam terpenting dalam Islam Suni, dan beliau tiba di upacara penandatanganan di Abu Dhabi bersama Paus Fransiskus.
"Bergandengan tangan sebagai simbol persaudaraan antaragama."
Namun, ini bukan hanya upacara bagi umat Katolik dan Muslim. Menurut sebuah sumber berita Inggris, penandatanganan perjanjian ini dilakukan,
"di hadapan khalayak global yang terdiri para pemimpin dari Kristen, Islam, Yahudi, dan agama-agana lainnya"...
Paus dan inam besar Al-Azhar telah menandatangani deklarasi persaudaraan bersejarah, menyerukan "perdamaian" antar bangsa, agama, dan ras, di hadapan khalayak global yang terdiri dari para pemimpin agama Kristen, Islam, Yahudi, dan agama-agana lainnya.”
Hingga Selasa (28/7/2026) unggahan ini mendapatkan lebih 9 tanda suka dan dibagikan 24 kali.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mencoba untuk menuju ke link yang pengunggah cantumkan sebagai link dokumen yang ditandatangani oleh kedua pemuka agama tersebut, namun ternyata link yang dicantumkan oleh pengunggah tidak valid dan hasilnya tidak ditemukan.
Lebih lanjut, untuk mencari dokumen tersebut dilakukan pencarian Google dengan kata kunci “Pope Francis and Al Azhar document”. Berdasarkan hasil pencarian ini akhirnya dapat ditemukan dokumen tersebut di situs resmi Vatikan, di vatican.va.
Setelah dibaca, dokumen ini sama sekali tidak bertujuan atau berniat untuk membuat agama tunggal dunia (one world religion). Justru sebaliknya, dokumen ini secara tegas mengakui dan menghormati keberagaman agama sebagai kehendak Tuhan.
Dokumen ini tidak mencoba mencampur akidah atau doktrin agama Katolik dan Islam menjadi satu. Dokumen ini murni merupakan deklarasi sosial dan moral untuk mengajak umat beragama hidup berdampingan secara damai, saling menghormati, dan bersama-sama menolak radikalisme serta kekerasan. Baik Gereja Katolik maupun Al Azhar tetap mempertahankan ajaran dan identitas iman mereka masing-masing. Kerja sama yang ditawarkan adalah dalam hal nilai-nilai kemanusiaan.
Juga melansir dari Kompas.com “Di Abu Dhabi, Paus dan Imam Besar Al Azhar Tanda Tangani Dokumen Persaudaraan Manusia” yang terbit Selasa (5/2/2019), dijelaskan jika memang benar pada tahun 2019 silam, Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar, Dr Ahmed At-Tayyeb telah menandatangani dokumen bersejarah yang dikenal sebagai Deklarasi Persaudaraan Manusia.
Dokumen Persaudaraan Manusia ini secara garis besar menyerukan perdamaian bagi semua agama dan negara. Tidak hanya bicara soal toleransi antar umat beragama, dokumen tersebut juga menyerukan perlindungan terhadap hak perempuan, anak-anak, serta orang tua, kaum difabel, dan tertindas.
Perjanjian ini hanya sebatas pernyataan bersama yang menyuarakan komitmen terhadap perdamaian dunia dan hidup bersama sebagai sesama manusia. Tidak ada maksud untuk meleburkan semua agama di dunia menjadi satu agama baru yang disebut Agama Tunggal Dunia.
Faktanya, perjanjian yang pernah ditandatangani dua pemuka agama besar tersebut bukan perjanjian untuk membuat agama baru, melainkan perjanjian untuk menyerukan perdamaian antar umat beragama. Jadi, unggahan berisi klaim “Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar sepakat membuat Agama Tunggal Dunia” adalah konten menyesatkan (misleading content).
https://www.vatican.va/content/francesco/en/travels/2019/outside/documents/papa-francesco_20190204_documento-fratellanza-umana.html
https://internasional.kompas.com/read/2019/02/05/11594231/di-abu-dhabi-paus-dan-imam-besar-al-azhar-tanda-tangani-dokumen
Publish date : 2026-07-28
Hal Menarik Lainnya...