Salah, Video Tikus Terinfeksi Hantavirus Disebar Truk di Jalan
tirto.id - Beredar video di media sosial Facebook yang mengklaim sejumlah tikus terinfeksi hantavirus sengaja disebarkan dari sebuah truk di jalanan.
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama “Melts in Oven” (arsip) pada Senin (11/05/2026). Gambar tersebut memperlihatkan sejumlah tikus keluar dari lubang yang berada di bagian belakang truk berwarna merah dan melompat ke jalanan.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“What the... are those rats? Oh, no way. They keep coming out of there. Whoa, look at them. Jesus.” Begitu narasi diucapkan dalam video.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Pengunggah juga menuliskan keterangan pada unggahan: “Organisasi Kesehatan Dunia telah mengumumkan mengenai hantavirus yang menyebar dari tikus. Menurut beberapa sumber, tikus sengaja dilepaskan ke kota. Debat berlanjut pada apakah tikus-tikus ini telah disuntikkan dengan Hantavirus, dan kekhawatiran terus berkembang.”
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (19/05/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 158 likes, 49 komentar, 69 kali dibagikan, dan 147 ribu kali ditayangkan. Kolom komentar dipenuhi reaksi ketidakpercayaan dan pertanyaan masyarakat terkait kebenaran informasi tersebut.
Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook “David Lee”, dan akun X @suryaden, unggahan tersebut menampilkan video serupa terkait tikus yang disebar dari truk yang diklaim terinfeksi hantavirus.
Lantas, benarkah truk tersebut sengaja membawa tikus terinfeksi hantavirus yang disebarkan di jalan?
Baca juga:Hoaks, Hantavirus Efek Samping dari Vaksin Pfizer
Periksa Fakta Penyebaran Hantavirus. foto/Fuad
Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya mengarah pada laman Misbar yang menyatakan bahwa video yang beredar, yang menunjukkan sebuah truk melaju di jalan, sementara puluhan tikus tampak melompat dari bagian belakangnya, dimana adegan tersebut direkam oleh pengemudi mobil di belakangnya, adalah hoaks. Video tersebut dihasilkan oleh AI.
Pengunggah yang membagikan rekaman tersebut mengklaim bahwa tikus-tikus itu sengaja dilepaskan untuk menyebarkan infeksi hantavirus, yang baru-baru ini menarik perhatian luas menyusul laporan infeksi dan kematian di atas kapal Belanda. Namun, visual pada klip tersebut mengungkapkan beberapa indikator yang tidak logis yang mendukung kesimpulan bahwa itu manipulasi digital.
Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada gerakan tikus-tikus yang tampak tidak alami, dengan pola lompatan dan gerakan berulang yang menyerupai animasi otomatis. Selain itu, bagian belakang truk tidak memiliki detail lalu lintas umum seperti plat nomor, angka, tanda reflektif, dan rambu peringatan, yang memperkuat kesimpulan bahwa rekaman tersebut dihasilkan oleh AI.
Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 86,2 persen sebagai hasil manipulasi AI.
Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Tikus terinfeksi hantavirus disebarkan truk” pada laman pencarian Google. Hasilnya mengarah pada laman Kompas yang menyatakan bahwa video yang beredar merupakan hasil manipulasi artificial intelligence (AI).
Ditemukan video asli dalam akun Instagram @ai.marynyuk yang diunggah pada 13 Maret 2026, yang menampilkan video identik dengan gambar truk yang sama. Akun tersebut menyertakan keterangan bahwa video itu dibuat dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Selain itu, tidak ada keterangan bahwa tikus dalam video terinfeksi hantavirus.
Dengan demikian, klaim bahwa tikus yang disebarkan oleh truk tersebut terinfeksi hantavirus tidak berdasar dan tidak didukung oleh fakta.
Dalam rangkuman Tirto, hantavirus menyebabkan penyakit seperti Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) dan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS). Seseorang dapat tertular hantavirus melalui kontak dengan hewan pengerat seperti tikus dan mencit.
Adapun penyebaran hantavirus dapat terjadi jika terpapar urin, kotoran, dan air liur hewan pengerat. Virus ini juga dapat menyebar melalui gigitan atau cakaran tikus dan hewan pengerat lainnya.
Penelitian dan dokumentasi medis menunjukkan bahwa infeksi hantavirus berpotensi tinggi terjadi ketika manusia melakukan kontak dengan urin, feses, atau air liur hewan pengerat yang telah terinfeksi. Sampai saat ini, penularan hantavirus dari manusia ke manusia hanya ditemukan pada hantavirus Andes. Penularan semacam ini diduga disebabkan oleh kontak dekat dan berkepanjangan.
Baca juga:Pakar Minta Kemenkes Jelaskan Detail Kasus Kematian Hantavirus
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan video yang mengklaim bahwa tikus terinfeksi hantavirus sengaja disebarkan oleh truk di jalan bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Hasil analisis menunjukkan bahwa video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
Klaim yang menyebut bahwa tikus yang disebarkan oleh truk tersebut terinfeksi hantavirus merupakan video manipulasi dan tidak berdasar pada fakta yang kredibel
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
https://www.facebook.com/reel/1452424296640010
https://archive.today/gV6Nu
https://www.facebook.com/reel/1967239630560675
https://x.com/suryaden/status/2053611792753160201
https://tirto.id/hoaks-hantavirus-efek-samping-dari-vaksin-pfizer-hwiZ
https://www.misbar.com/en/factcheck/2026/05/11/does-video-show-truck-throwing-rats-road-spread-hantavirus
https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/05/18/154000882/-hoaks-video-sejumlah-tikus-terinfeksi-hantavirus-disebar-menggunakan
https://www.instagram.com/reels/DVzBKMGjeyR/
https://tirto.id/apa-saja-gejala-hantavirus-bagaimana-cara-mengobatinya-hvCa
https://tirto.id/pakar-minta-kemenkes-jelaskan-detail-kasus-kematian-hantavirus-hwjm
Publish date : 2026-05-20
Hal Menarik Lainnya...