Hoaks! Indonesia hentikan pakai dollar AS dan beralih gunakan mata uang China

Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan foto di media sosial Facebook mengeklaim bahwa Indonesia secara resmi telah menghentikan penggunaan mata uang dollar Amerika Serikat (US$) dalam transaksi internasional.

Unggahan tersebut juga menarasikan bahwa Purbaya Yudhi Sadewa memutuskan mengalihkan sistem pembayaran Indonesia ke mata uang yuan China dan menerbitkan Panda Bond untuk memperkuat nilai tukar rupiah.

Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

“Indonesia Stop Pakai dolar AS, Purbaya Pindah ke yuan China dan Terbitkan Panda Bond Untuk Perkuat Rupiah”

Namun, benarkah Indonesia menghentikan penggunaan dolar AS dan beralih ke yuan China?



(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi maupun pernyataan resmi dari pemerintah dan media kredibel yang menyatakan bahwa Indonesia telah menghentikan penggunaan dolar AS dalam transaksi internasional.

Isu pelemahan rupiah terhadap dolar AS memang sempat menjadi perhatian publik setelah nilai tukar rupiah mengalami tekanan akibat kondisi ekonomi global.

Namun, pemerintah tidak pernah mengumumkan penghentian penggunaan dolar AS secara sepihak.

Dilansir melalui Bank Indonesia, dolar AS masih menjadi salah satu instrumen utama dalam cadangan devisa dan transaksi internasional Indonesia.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Selain itu, kerja sama penggunaan mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT) hanya dilakukan secara terbatas dengan beberapa negara mitra dan bukan berarti Indonesia beralih ke yuan China.

Tidak ditemukan pula pernyataan resmi dari Purbaya Yudhi Sadewa yang menyebut Indonesia menghentikan penggunaan dolar AS atau mengganti sistem pembayaran nasional ke yuan China.

Dengan demikian, klaim yang menyebut Indonesia menghentikan penggunaan dolar AS dan beralih ke yuan China merupakan informasi tidak benar atau hoaks.

Rating: Indonesia hentikan pakai dollar AS dan beralih gunakan mata uang China

Klaim: Hoaks

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Pewarta: Tim JACX

Editor: M Arief Iskandar

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

https://www.facebook.com/share/1BQKi5u2vt/?mibextid=wwXIfr
https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_287526.aspx

Publish date : 2026-05-31