Salah, Kepala BGN Nanik S Deyang Tuduh Dadan Musuh Dalam Selimut

tirto.id - Kejaksaan Agung menahan Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya pada Rabu (3/6/2026).

Baru-baru ini beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa Nanik Sudaryati Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, menuduh Dadan Hindayana sebagai musuh dalam selimut yang tidak patuh terhadap perintah presiden.

let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Nexs Times” (arsip) pada Sabtu (06/06/2026). Dalam unggahan bagian atas menampilkan gambar Nanik Sudaryati Deyang mengenakan batik coklat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, dan bagian bawah menampilkan gambar Dadan Hindayana.

let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

#gpt-inline3-passback{text-align:center;}

“Kepala BGN baru “Tuding Dadan sebagai musuh dalam selimut yg tidak patuh terhadap perintah presiden.” Begitu narasi tertulis dalam gambar.

let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

#gpt-inline4-passback{text-align:center;}

Keterangan tertulis dalam unggahan menyatakan bahwa Nanik menyindir kinerja Dadan yang tidak patuh terhadap presiden.

“Nanik selaku kepala BGN baru pengganti kepala BGN lama menyindir kinerja Dadan hidayan tidak patuh terhadap perintah presiden. Nanik juga menegaskan "Bagi hasil dari proyek MBG itu harus jelas dan transparan presiden pun berhak menerima keuntungan 40%Dari aliran dana yang berlaku. Jadi bagi aparat yang tidak patuh maka siap untuk di lengserkan,” begitu keterangan dituliskan dalam unggahan.

Sampai artikel ini ditulis pada Kamis (11/06/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 721 likes, 830 komentar, dan 75 kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi reaksi kekecewaan masyarakat dan kritik negatif terhadap pemerintah.

“Dadan ibarat maling, tapi ada rampok wanita yg dipersiapkan karena ini orang lebih jenius dari Dadang.” Begitu salah satu komentar dituliskan.

Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook “Angga Eka Saputra” yang diunggah dalam obrolan grup “KATA KATA NASEHAT BIJAK” dan YouTube @lookmanhakiemn9454. Kedua unggahan tersebut menampilkan gambar serupa terkait klaim Nanik tuding Dadan musuh dalam selimut.

Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

Baca juga:BGN Siapkan Refocusing Penerima Manfaat Program MBG

Periksa Fakta kepala BGN baru. foto/Hotline periksa fakta tirto

Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

Kami justru diarahkan pada laman Kompas, Nanik menyebut dirinya tidak pernah melontarkan pernyataan yang menyebut Dadan sebagai musuh dalam selimut. Nanik menyatakan unggahan yang beredar adalah hoaks.

“Hoaks banget, saya tidak pernah menyatakan seperti itu. Secara personal saya punya hubungan yang baik dengan beliau (Dadan),” begitu keterangan Nanik, Selasa (9/6/2026).

Nanik meminta masyarakat untuk mengecek informasi yang diterima di media sosial sebelum menyebarkannya.

“Mari bermedsos yang sehat dengan cek and ricek sebuah informasi yang lewat di dinding platform kita,” begitu tegas Nanik.

Laman Badan Gizi Nasional, menampilkan gambar identik dengan unggahan yang beredar. Foto Nanik mengenakan batik coklat tersebut diambil ketika Nanik menyampaikan arahan Wakil Presiden terkait penguatan aspek keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan masih menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.

“Saya baru dipanggil Pak Wapres membahas terkait dengan keamanan pangan,” begitu keterangan Nanik di Jakarta, Senin (27/4).

Dalam pertemuan tersebut, Wapres Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan higienitas dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), terutama dalam penanganan sisa makanan.

Pembahasan utama berfokus pada aspek keamanan pangan dan pemerataan program. Terkait keamanan pangan, Wapres menekankan pentingnya menjaga kebersihan serta higienitas dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ia secara khusus mengingatkan agar sisa makanan tidak masuk kembali ke area dapur karena berpotensi menjadi sumber penyakit dan menyebabkan kontaminasi silang. Oleh karena itu, proses pembersihan sisa makanan disarankan dilakukan di luar dapur sebagai bagian dari upaya memperkuat standar keamanan pangan dan menjamin makanan yang disajikan tetap aman untuk dikonsumsi.

Sampai artikel ini ditulis, tidak ditemukan bukti valid, pernyataan resmi, atau pemberitaan dari media terpercaya yang memuat tuduhan tersebut.

Baca juga:Respons Kepala Bakom soal 26 Nama Diduga Terseret Kasus BGN

Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyebutkan bahwa Nanik menuduh Dadan sebagai musuh dalam selimut karena tidak patuh terhadap perintah presiden adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

Nanik membantah pernyataan yang menyebut Dadan sebagai musuh dalam selimut dan menyatakan unggahan yang beredar adalah hoaks. Tidak ditemukan bukti valid dan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

https://www.facebook.com/photo/?fbid=3444539379036207&set=a.3307261749430638
https://archive.today/icDdC
https://www.facebook.com/groups/487123489373334/posts/1759638798788457/
https://www.youtube.com/shorts/Ul0qaGFbiLk
https://tirto.id/bgn-siapkan-refocusing-penerima-manfaat-program-mbg-hxGd
https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/06/10/090517382/hoaks-nanik-s-deyang-tuding-dadan-hindayana-musuh-dalam-selimut
https://www.bgn.go.id/news/siaran-pers/wapres-dorong-bgn-perketat-keamanan-pangan-dan-percepat-jangkauan-mbg-ke-3t
https://tirto.id/respons-kepala-bakom-soal-26-nama-diduga-terseret-kasus-bgn-hxFj

Publish date : 2026-06-12