Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran CPNS Kementerian PUPR 2026
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.comĀ mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 11 Juni 2026.
Berikut isi unggahannya:
"š¢ LOWONGAN CPNS KEMENTERIAN PUPR 2026 RESMI DIBUKA
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk bergabung sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui seleksi CPNS Tahun 2026.
ā
Formasi tersedia untuk berbagai jenjang pendidikan
ā
Penempatan di seluruh wilayah Indonesia
ā
Proses seleksi transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku
ā
Kesempatan berkarier dan berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur nasional
š Link pendaftaran tersedia di bio profil.
ā ļø Segera daftarkan diri Anda dan jangan sampai ketinggalan!"
Unggahan disertaiĀ link daftar. Saat link tersebut diklik, mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta identitas pribadi seperti nama sesuai KTP dan nomor Telegram aktif.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS Kementerian PUPR 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran CPNS Kementerian PUPR 2026. Penelusuran mengarah pada pernyataan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) melalui website resminya berjudul "Karo Komlik BKN: Wisudo Putro Nugroho: Poster Pembukaan CPNS 2026 yang Beredar Dipastikan HOAKS".
Dalam pernyataannya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) meminta masyarakat waspada terhadap beredarnya informasi palsu terkait pembukaan seleksi CPNS 2026 yang tersebar di berbagaiĀ platformĀ digital.Ā Salah satunya, beredar poseter yang mengklaim bahwa pendaftaran CPNS 2026 telah resmi dibuka, dan mengarahkan masyarakat untuk mengakses tautan tertentu.
Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik, sekaligus Juru Bicara BKN Wisudo Putro Nugroho menegaskan, informasi resmi terkait seleksi CASN, termasuk CPNS, hanya diumumkan melalui kanal resmi pemerintah dan portal resmi SSCASN. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap poster,Ā broadcast, maupun tautan yang berasal dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
"Poster yang beredar juga menunjukkan sejumlah indikasi mencurigakan, mulai dari penggunaan tautan yang bukan domain resmi pemerintah hingga penggunaan narasi yang mendorong masyarakat untuk segera mengklik tautan tertentu," kata Wisudo,Ā Kamis (4 Juni 2026).
Wisudo mengimbau masyarakat selalu memastikan informasi berasal dari kanal resmi pemerintah, tidak mengklik tautan mencurigakan atau membagikan data pribadi, serta melakukan verifikasi informasi melaluiĀ websiteĀ resmi BKN maupun portal SSCASN.Ā
Penelusuran juga mengarah padaĀ artikel beritaĀ Liputan6.comĀ berjudulĀ "Viral Pendaftaran Seleksi CPNS 2026, Simak Panduan Pendaftarannya".
Artikel ini menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dan seleksi CPNS 2026 hanya akan dilakukan melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik BKN yakni https://sscasn.bkn.go.id.
Selain itu,Ā pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) resmi dipecah menjadi dua instansi terpisah yakniĀ Kementerian Pekerjaan Umum (PU) danĀ Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Ā
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran CPNS Kementerian PUPR 2026, tidak benar dan merupakan hoaks.
https://www.bkn.go.id/karo-komlik-bkn-wisudo-putro-nugroho-poster-pembukaan-cpns-2026-yang-beredar-dipastikan-hoaks/
https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/6213600/viral-pendaftaran-seleksi-cpns-2026-simak-panduan-pendaftarannya
https://www.kompas.com/properti/read/2024/10/20/233459621/kementerian-pupr-era-prabowo-dipisah-jadi-dua-berikut-nama-baru-dan
Publish date : 2026-06-15