Cek Fakta: Hoaks Lowongan Kerja Petugas Sensus Pertanian 2026 dari Kementan
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim lowongan kerja Petugas Sensus Pertanian 2026 dari Kementerian Pertanian (Kementan). Informasi tersebut diunggah salah satu akun TikTok pada 6 Juni 2026.
Berikut isi unggahannya:
"Rekrutmen Kementrian Pertanian Membuka Lowongan Kerja Untuk Petugas Sensus Pertanian 2026
PERSYARATAN:
*Usia 19-50 Tahun. WNI Dan tinggal di daerah asal. Minat serius membangun usaha agribisnis. Untuk SMA/SMK DAN SEDERAJAT
MANFAAT BERGABUNG:
GaJi Hingga 5JT - 8JT / Bulan . Pelatihan Pertanian Modern . Akses Teknologi Canggih& Dukungan Pemerintah . Networking Di Sektor Agribisnis.
👉SEGERA DAFTAR KLIK LINK DI BIO PROFIL KAMI..."
Unggahan disertai poster yang menampilkan foto Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Poster juga berisi tulisan bahwa penempatan sesuai daerah masing-masing.
Sementara itu, ketika link di bio profil diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim lowongan kerja Petugas Sensus Pertanian 2026 dari Kementan? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim lowongan kerja Petugas Sensus Pertanian 2026 dari Kementan. Penelusuran mengarah pada keterangan resmi Kementan melalui websitenya berjudul "Kementan: Hati-hati Hoaks Rekrutmen “Petugas Sensus Pertanian 2026”, Masyarakat Waspada Modus Penipuan".
Dalam pernyataannya, Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial dan aplikasi percakapan mengenai rekrutmen "Petugas Sensus Pertanian 2026" adalah hoaks dan tidak berasal dari Kementerian Pertanian.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian, Moch Arief Cahyono, menegaskan bahwa Kementerian Pertanian tidak pernah membuka rekrutmen sebagaimana yang tercantum dalam informasi tersebut.Â
"Informasi mengenai rekrutmen Petugas Sensus Pertanian 2026 yang beredar tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks. Kementerian Pertanian tidak pernah menerbitkan pengumuman tersebut dan tidak pernah bekerja sama dengan pihak mana pun untuk melakukan rekrutmen melalui tautan yang beredar," tegas Arief di Jakarta, Rabu 17 Juni 2026.
Arief menjelaskan, masyarakat perlu lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan instansi pemerintah, terutama yang menawarkan pekerjaan dengan proses pendaftaran yang tidak jelas dan mengarahkan calon pelamar ke tautan di luar kanal resmi pemerintah.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengklik tautan tersebut, tidak memberikan data pribadi, serta tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Seluruh informasi resmi Kementerian Pertanian hanya disampaikan melalui website dan akun media sosial resmi Kementerian Pertanian," ujar dia.Â
Dia menegaskan, pelaksanaan sensus nasional merupakan kewenangan instansi yang berwenang dan setiap informasi rekrutmen petugas sensus selalu diumumkan melalui kanal resmi pemerintah terkait. Beberapa lembaga pemeriksa fakta juga telah menyatakan bahwa narasi rekrutmen Petugas Sensus Pertanian yang beredar merupakan informasi palsu dan berpotensi menjadi modus penipuan.Â
"Kami meminta masyarakat selalu melakukan pengecekan informasi melalui kanal resmi Kementerian Pertanian sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi yang mengatasnamakan Kementan. Jangan mudah tergiur oleh janji gaji besar atau proses rekrutmen yang tidak jelas sumbernya," kata dia.
Menurut Arief, penyebaran informasi palsu yang mencatut nama dan logo instansi pemerintah tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk pencurian data pribadi maupun tindakan penipuan lainnya.Â
Â
Â
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim lowongan kerja Petugas Sensus Pertanian 2026 dari Kementan merupakan tidak benar dan hoaks.
https://www.pertanian.go.id/home/?show=news&act=view&id=7867
https://www.instagram.com/p/DZtAyuOk76G/?img_index=1&igsh=aHU2dm9qbXdnb2Rs
Publish date : 2026-06-20
Hal Menarik Lainnya...