Keliru, SPBU Dibakar, Protes Larangan Isi Bensin Jika Pajak Mati

tirto.id - Baru-baru ini beredar unggahan di media sosial Facebook mengklaim Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dibakar massa karena merasa jengkel dengan kebijakan dan peraturan pemerintah yang melarang motor untuk mengisi bahan bakar jika pajak kendaraan mati.

Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook “Aisyah Hanun Aqilah” (arsip) pada Senin (6/7/2026). Unggahan tersebut memperlihatkan kobaran api yang membakar SPBU dan beberapa orang berusaha memadamkan api.

let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

“POM DI B AKAR MASA KARENA PERATURAN DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH MOTOR MATI PAJAK GABOLEH ISI BENSIN,” begitu narasi tertulis dalam unggahan.

let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

#gpt-inline3-passback{text-align:center;}

Sampai artikel ini ditulis pada Kamis (9/7/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 3,4 ribu likes, 1,3 ribu komentar, dan 235 kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi reaksi kekecewaan masyarakat terhadap kebijakan tersebut dan beberapa warganet mendukung aksi pembakaran SPBU tersebut.

let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

#gpt-inline4-passback{text-align:center;}

“Ini baru mantab ratakan semua pom bensi biar menyala abangku ,” begitu tulis salah satu komentar.

Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook “Indri Ayu,” “Muhammad Yunus” dalam obrolan grup BERANDA SURABAYA dan akun Instagram @alunalungarut. Unggahan tersebut menampilkan gambar serupa terkait pembakaran SPBU karena motor mati pajak dilarang mengisi bensin.

Lantas, benarkah SPBU tersebut dibakar massa karena jengkel motor mati pajak tidak boleh mengisi bensin?

Baca juga:Sejumlah SPBU Pertamina Tak Lagi Jual Pertalite, Ini Daftarnya

Periksa Fakta SPBU Terbakar. foto/hotline periksa fakta tirto

Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya penelusuran mengarah ke akun Instagram @makassarsociety, yang menampilkan cuplikan video kebakaran di SPBU Subulussalam pada 12 Oktober 2024 dikarenakan adanya korsleting pada mobil pikap saat mengisi BBM.

Takarir dalam unggahan itu menjelaskan bahwa peristiwa kebakaran SPBU terjadi di Kota Subulussalam, Aceh.

Lebih lanjut, kami mengetikkan kata kunci “kebakaran SPBU Subulussalam Aceh” pada mesin pencarian Google. Hasilnya, mengarah ke laman Serambinews, dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa penyebab kebakaran SPBU Oyon di Kota Subulussalam yaitu akibat adanya korsleting.

Kebakaran tersebut terjadi pada Kamis (10/10/2024) sekitar pukul 12.10 WIB. Kebakaran menyebabkan empat mesin pompa hangus plus satu unit mobil pikap Suzuki Carry yang sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM).

Kapolres Subulussalam, AKBP Yhogi Hadisetiawan, SIK,MIK dalam rilisnya terkait penyebab kebakaran SPBU Oyon menjelaskan, kejadian bermula saat salah satu mobil angkutan jenis Suzuki Carry sedang mengisi BBM di SPBU ini.

Mula-mula, api muncul dari bagian depan mobil. Sopir mobil sempat turun dan berusaha memadamkan api. Petugas SPBU kemudian mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk mematikan api. Namun, APAR itu tak berfungsi sehingga api tidak bisa segera dipadamkan. Alhasil, api menyambar salah satu tangki pengisian BBM yang terletak di dekat mobil pikap. Kobaran api pun semakin membesar.

Dengan demikian SPBU tersebut terbakar bukan karena aksi massa melainkan korsleting pada mobil pikap Suzuki Carry yang sedang mengisi BBM.

Melansir laman Ruang Energi, Pertamina Patra Niaga juga telah membantah klaim bahwa SPBU dibakar massa karena jengkel terhadap kebijakan pembatasan BBM. Pertamina Patra Niaga kemudian memberikan pernyataan terkait sejumlah informasi hoaks yang beredar di media sosial. Beberapa hoaks itu di antaranya adalah berikut ini:

1. Pembatasan pengisian BBM hingga 7 hari untuk mobil dan 4 hari untuk motor, serta larangan bagi penunggak pajak kendaraan adalah tidak benar. Penyaluran BBM, khususnya BBM Subsidi, tetap berjalan sesuai ketentuan pemerintah melalui mekanisme yang berlaku agar lebih tepat sasaran dan transparan. Hal ini juga sudah disampaikan oleh kementerian ESDM melalui juru bicara KESDM.

2. Adanya kebakaran SPBU akibat kebijakan pembatasan BBM adalah Hoaks. Video yang beredar adalah rekaman lama dari peristiwa berbeda, yaitu insiden kebakaran SPBU di Aceh pada tahun 2024.

3. Video Viral Lumajang : masyarakat disebut menggeruduk SPBU adalah Hoaks. Kejadian sebenarnya adalah pada Rabu, 17 September 2025, ketika ada karnaval di Desa Sentul, Lumajang. Karena hujan deras, penonton berdesakan berteduh di area SPBU yang sudah tutup sejak pukul 21.00 WIB. Keributan terjadi akibat pengaruh minuman keras, bukan karena layanan SPBU. Tidak ada penjarahan atau kerusakan, hanya sampah yang berserakan keesokan harinya.

Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengimbau masyarakat agar jeli dan teliti terhadap berbagai bentuk disinformasi yang sering beredar.

“Selain isu pembatasan BBM, masyarakat juga perlu mewaspadai hoaks lainnya seperti rekrutmen fiktif yang meminta biaya, kabar mobil tangki Pertamina mengisi di SPBU swasta, maupun informasi palsu terkait harga,” jelas Roberth.

Dengan demikian klaim yang menyebutkan SPBU dibakar massa karena jengkel dengan kebijakan pemerintah tidak membolehkan motor dengan pajak mati untuk mengisi bensin adalah keliru dan tidak didukung dengan informasi dari media kredibel.

Baca juga:Daftar Harga BBM di SPBU Pertamina Seluruh Indonesia Hari Ini

Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim pembakaran SPBU oleh massa karena memprotes kebijakan pemerintah yang melarang pembelian BBM bagi motor yang belum membayar pajak adalah konteks keliru dan perlu diluruskan (missing context).

Faktanya, foto yang beredar adalah tangkapan layar video yang menampilkan insiden kebakaran SPBU di Subulussalam, Aceh pada 10 Oktober 2024. Kebakaran SPBU itu terjadi bukan karena protes massa, tetapi karena mobil pikap yang sedang mengisi BBM mengalami korsleting dan terbakar.

Pertamina Patra Niaga juga membantah klaim tersebut dan mengajak masyarakat untuk selalu memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi perusahaan, yakni Pertamina Call Center 135 dan akun resmi media sosial Pertamina.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

https://web.facebook.com/photo/?fbid=1522538462745632&set=a.653276556338498&_rdc=1&_rdr#
https://web.archive.org/web/20260709040604/https://www.facebook.com/login/?next=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fphoto%2F%3Ffbid%3D1522538462745632%26set%3Da.653276556338498
https://web.facebook.com/photo/?fbid=2908901869477032&set=a.143561069344473&_rdc=2&_rdr#
https://web.facebook.com/groups/280083530579284/posts/1475779697676322/?_rdc=1&_rdr#
https://www.instagram.com/reel/Dafu9h9BziV/?igsh=MTRlcnlpYXNnbWhucg==
https://tirto.id/sejumlah-spbu-pertamina-tak-lagi-jual-pertalite-ini-daftarnya-hvES
https://www.instagram.com/reel/DBBN7j2SIOb/?igsh=emVrMjV1ZTdyMHVt
https://aceh.tribunnews.com/2024/10/10/polisi-sebut-penyebab-kebakaran-spbu-oyon-di-kota-subulussalam-akibat-korsleting-pikap-saat-isi-bbm
https://www.ruangenergi.com/pertamina-patra-niaga-imbau-masyarakat-dan-konsumen-waspada-hoax-pastikan-kebenaran-informasi/
https://tirto.id/daftar-harga-bbm-di-spbu-pertamina-seluruh-indonesia-hari-ini-hts8

Publish date : 2026-07-09