Cek Fakta: Hoaks Video Polisi dari Medan Dapat Bantuan DAP Australia Rp 1 Miliar
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com klaim video polisi dari Medan, Sumatera Utara (Sumut) mendapatkan bantuan DAP Australia Rp 1 miliar. Informasi itu beredar di media sosial Facebook beberapa waktu lalu.
Dalam unggahannyya terdapat video seorang polisi berdiri di depan Gereja dengan narasi sebagai berikut:
"Shalom, saudara saudari yang dikasihi Tuhan. Saya Abraham, dari Medan, Sumatra Utara, salah satu penerima dana bantuan dari Pendeta Jacklevyn Frits Manuputty sebesar Rp 1 miliar. Puji Tuhan sudah berhasil saya terima, bagi saudari ku yang di sana ingin nomor bapak pendetanya, bisa langsung hubungi saya".
Akun itu menambahkan narasi:
"Shalom Haleluya Bapak/Ibu Terima kasih atas dana bantuan DAP Australia yang disalurkan oleh Bapak Pendeta Jacklevyn Frits Manuputty, Semoga bantuan ini menjadi penguat bagi kita semua untuk tetap berharap tetap bersatu, Mari kita gunakan dengan bijak dan terus saling mendukung sebagai satu keluarga dalam iman.Tuhan Memberkati🙏"
Lalu benarkah klaim video polisi dari Medan, Sumut mendapatkan bantuan DAP Australia Rp 1 miliar? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Cek Fakta Liputan6.com melakukan penelusuran menggunakan situs pendeteksi AI, Hive Moderation.com.
Hasilnya, Hive Moderation menganalisa dan video tersebut merupakan 99,9 persen merupakan buatan AI. Sementara audio 76,4 persen dan deepfake mencapai 85,5 persen.
Selain itu, penelusuran juga dilakukan dengan mengunjungi akun resmi milik Jacklevyn Frits di Instagram, @jackymanuputty. Dari penelusuran itu, tidak ditemukan adanya pemberian bantuan DAP Australia Rp 1 miliar kepada anggota polisi yang bernama Abraham seperti dalam video.
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video polisi dari Medan, Sumatera Utara (Sumut) mendapatkan bantuan DAP Australia Rp 1 miliar adalah hoaks.
https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
https://www.instagram.com/jackymanuputty/?hl=en
Publish date : 2026-08-04
Hal Menarik Lainnya...