[SALAH] Mendes Yandri: Pemerintah Berharap Toko di Desa Ditutup agar Rakyat Belanja di Kopdes
Akun Facebook “Ade Kurniawan” pada Rabu (29/7/2026) mengunggah video [arsip], isinya memperlihatkan Menteri Desa (Mendes) Yandri Susanto menuturkan narasi berikut:
“Pemerintah berharap warung pertoko di pedesaan ditutup supaya masyarakat desa belanja di koperasi desa”
Hingga Senin (10/8/2026), unggahan tersebut telah disukai lebih dari 5.000 akun, menuai 8.000-an komentar, serta dibagikan ulang lebih dari 1.000 kali.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri video tersebut menggunakan tangkapan layar melalui Google Reverse Image. Hasilnya, ditemukan video serupa yang diunggah akun TikTok “bangsaonline” pada Juli 2026.
Dalam video di akun TikTok “bangsaonline” itu, Yandri menuturkan sekitar 80 persen keuntungan Koperasi Desa Merah Putih akan dikembalikan ke masyarakat. Ia juga menyampaikan perlunya moratorium penerbitan izin baru bagi ritel modern sebagai bagian dari upaya memperkuat program Koperasi Desa Merah Putih.
Dari pengamatan TurnBackHoax, terdapat kejanggalan dari video yang diunggah akun Facebook “Ade Kurniawan”, salah satunya baju Mendes Yandri yang terlihat berubah. TurnBackHoax kemudian menganalisis video itu menggunakan alat pendeteksi konten berbasis kecerdasan buatan (AI), UncovAI. Hasil analisis menunjukkan video tersebut merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 100 persen.
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 100 persen. Jadi, unggahan berisi klaim “Mendes Yandri: Pemerintah berharap toko di desa ditutup agar rakyat belanja di Kopdes” merupakan konten palsu (fabricated content).
https://www.tiktok.com/@bangsaonline/video/7659305309206351112?_r=1&_t=ZS-98SN0znM5W1
https://archive.ph/hFOLr
https://archive.ph/zmBoq
Publish date : 2026-08-10