Keliru, Video Dapur SPPG di Lombok Tengah, NTB, Dibakar Warga

tirto.id - Kasus dugaan keracunan massal setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat (11/9/2026). Sebanyak 352 siswa dari lima sekolah dasar dilaporkan mengalami gangguan kesehatan dan dilarikan ke sejumlah puskesmas.

Di tengah kasus tersebut, beredar video di media sosial yang diklaim memperlihatkan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di NTB dibakar warga. Video tersebut diunggah akun Facebook bernama Liputan Khusus (arsip) pada Minggu (13/9/2026).

let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

Hingga saat ini, unggahan tersebut telah memperoleh 2,1 ribu tanda suka, 472 komentar, dan 159 kali dibagikan. Video memperlihatkan sejumlah orang membakar dan merusak sebuah bangunan. Video tersebut disertai narasi, “dapur sppg di NTB yang menyebabkan anak SD k3ra4cunan dibakar warga yang sudah geram karena tidak tanggung jawab.”

let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

#gpt-inline3-passback{text-align:center;}

Video dengan klaim serupa juga ditemukan pada akun Facebook "Zoom Lombok" yang memiliki sekitar 21 ribu pengikut. Unggahan tersebut dipublikasikan pada Minggu (13/9/2026), atau pada hari yang sama dengan unggahan akun Liputan Khusus. Unggahan lainnya yaitu pada akun Facebook "Aji Rasa", @Sabrina Asyiffa, akun Instagram @sampaiviral, dan @gesit1233.

let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});#gpt-inline4-passback{text-align:center;}Lantas, benarkah klaim bahwa dapur SPPG di Lombok Tengah, dibakar warga?Baca juga:BGN Tutup 1.999 Dapur MBG yang Tak Daftar SLHS

Periksa Fakta dapur SPPG di NTB dibakar. foto/hotline periksa fakta tirto

Tirto menelusuri video tersebut menggunakan Google Reverse Image Search untuk mengetahui konteks aslinya. Hasil penelusuran menunjukkan video serupa telah beredar sebelum insiden dugaan keracunan MBG di Lombok Tengah.

Video yang sama ditemukan pada akun Facebook "Siffa", akun yang membagikan informasi dan berita dengan sekitar 9,9 ribu pengikut. Video tersebut telah diunggah sejak Sabtu (8/82026).

Keterangan dalam unggahan tersebut menyebut video memperlihatkan rekaman aksi ribuan penambang rakyat di Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, pada Jumat (7/8/2026). Aksi yang berlangsung di kantor operasional PT Timah Tbk tersebut berujung ricuh dan pembakaran area kantor serta gudang penyimpanan.

Massa melakukan aksi karena memprotes rendahnya harga beli pasir timah dan kesulitan menjual hasil tambang rakyat. Kericuhan terjadi ketika massa merangsek masuk ke area kantor, merusak gerbang, serta membakar bagian depan kantor dan gudang.

Video serupa juga ditemukan dalam materi peliputan Kompas.com. Tirto menemukan kesamaan bentuk dan warna bangunan dalam video yang beredar dengan bangunan yang terlihat dalam video peliputan tersebut, termasuk pada bagian yang ditampilkan sekitar menit 1:14 dan 2:53.

Berdasarkan penelusuran Tirto, video yang diklaim sebagai pembakaran dapur SPPG di NTB merupakan rekaman aksi massa di Kabupaten Belitung Timur, bukan peristiwa di Lombok Tengah pada September 2026.

Hasil verifikasi Polda NTB, seperti dilaporkan dalam portal berita resmi milik Polri, TBNews, juga tidak menemukan peristiwa pembakaran dapur SPPG seperti yang dinarasikan dalam video. Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Muhammad Kholid mengatakan kepolisian telah melakukan pemeriksaan dan verifikasi di sejumlah wilayah.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan verifikasi di sejumlah wilayah, tidak ditemukan adanya peristiwa sebagaimana yang dinarasikan dalam video tersebut,” ujar Kholid, Senin (14/9/2026).

Polsek Batukliang dan Polresta Lombok Tengah juga melakukan verifikasi di lapangan setelah video tersebut dikaitkan dengan insiden dugaan keracunan siswa. Hasil pengecekan tidak menemukan adanya pembakaran dapur SPPG sebagaimana klaim dalam video.

Baca juga:Insentif SPPG Tak Lagi Flat Rp6 Juta, Kepala BGN: Nggak Adil

Berdasarkan penelusuran, klaim bahwa video tersebut memperlihatkan dapur SPPG di NTB dibakar warga setelah insiden keracunan siswa bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

Video yang beredar merupakan rekaman aksi massa di Kabupaten Belitung Timur pada Jumat (7/82026). Sementara itu, hasil verifikasi Polda NTB, tidak menemukan peristiwa pembakaran dapur SPPG di Lombok Tengah seperti yang diklaim dalam unggahan tersebut.

Terkait insiden dugaan gangguan kesehatan memang terjadi di Kecamatan Batukliang pada Jumat (11/9/2026). Sebanyak 352 siswa dari lima sekolah menerima layanan MBG dari SPPG Gunung Kedul, Desa Mekar Bersatu, Kecamatan Batukliang.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

https://www.facebook.com/share/r/1BVcgrSMfr/
https://www.facebook.com/share/r/1FAwTh58oJ/
https://www.facebook.com/reel/1106561475127752
https://www.facebook.com/reel/1055042543833671
https://www.instagram.com/reels/DdQPAHrNkbK/
https://www.instagram.com/p/DdO6AXgPo4a/
https://tirto.id/bgn-tutup-1999-dapur-mbg-yang-tak-daftar-slhs-hCvC
https://www.facebook.com/share/r/1EqjhPu1Yh/
https://www.youtube.com/watch?v=sKMLDOaV5CA
https://tribratanews.ntb.polri.go.id/article/hoaks-video-klaim-dapur-sppg-di-ntb-dibakar-warga
https://tirto.id/insentif-sppg-tak-lagi-flat-rp6-juta-kepala-bgn-nggak-adil-hCmf

Publish date : 2026-09-18