Keliru, Menkeu Suahasil Sebut Sekolah Negeri Bayar SPP pada 2027
tirto.id - Beredar narasi di media sosial Facebook yang mengklaim Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan sekolah negeri akan mulai bayar sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) pada 2027.
Narasi tersebut dihubungkan dengan pernyataan Suahasil bahwa tidak ada anggaran khusus dalam APBN 2027 untuk program pendidikan negeri gratis pada tahun depan.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Klaim yang beredar soal pembayaran SPP sekolah negeri pada 2027 tersebut, disinyalir tidak memahami konteks pernyataan Suahasil secara utuh dan membuat kesimpulan yang keliru.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Klaim tersebut misalnya diunggah oleh akun Facebook “Christina Amelia Makuta ShabbyChic” (arsip), yang diposting pada Senin (5/10/2026). Dalam unggahan tersebut, disertakan foto Suahasill dengan keterangan berbunyi: “Siap siap 2027 sekolah bayar SPP” dan “Menteri Keuangan tegaskan tak ada anggaran untuk sekolah negeri gratis”.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Akun tersebut juga menuliskan takarir berbunyi:
"Siap siap thn 2027
Sekolah di Negeri juga bayar SPP
Bayarnya maribu aja pa sebulan ya 😁"
Hingga artikel ini ditulis, Rabu (7/10/2026), unggahan tersebut belum disukai dan dikomentari oleh pengguna Facebook lain.
Namun, beberapa narasi serupa ditemukan diunggah juga oleh akun Facebook lain dan mendapatkan banyak komentar seperti postingan ini, ini, ini,ini, dan unggahan Instagram ini, serta Threads ini.
Lantas, benarkah klaim Suahasil menyatakan sekolah negeri akan mulai bayar sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) pada 2027?
Baca juga:Salah, Sri Mulyani dan Suahasil Ditangkap KPK karena Korupsi
Periksa Fakta 2027 sekolah bayar SPP. foto/hotline periksa fakta tirto
Tirto menelusuri foto dan tampilan pemberitaan yang digunakan dalam unggahan tersebut dengan melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) menggunakan mesin pencarian Google. Hasilnya tidak ditemukan informasi yang membenarkan klaim tersebut.
Ketika Tirto mencoba mencari secara manual klaim tersebut lewat mesin pencari Google, juga tak ada satu pun pemberitaan kredibel yang membenarkan narasi tersebut.
Selanjutnya Tirto menelusuri laman resmi Kementerian Keuangan dan media sosial mereka yang terverifikasi, hasilnya tak ada sama sekali informasi mengenai Suahasil menyebut tidak ada anggaran untuk sekolah negeri sehingga mengharuskan bayar SPP pada 2027.
Penelusuran menggunakan pencarian gambar terbalik (reverse image) dengan memfokuskan pada wajah Suahasil yang diunggah akun-akun Facebook di atas, menunjukkan bahwa mereka mengambil foto tersebut dari sejumlah sumber pemberitaan. Seperti foto headline yang digunakan dalam pemberitaan Kompas.com dan IDX Channel ini.
Foto tersebut dimanipulasi dengan cara disunting lewat pembubuhan keterangan tulisan yang mengklaim narasi yang diunggah oleh akun-akun Facebook di atas.
Untuk memahami konteks asli pernyataan Suahasil, Tirto menemukan pemberitaan yang memuat keterangan Suahasil secara utuh. Dalam konteks aslinya, pernyataan Suahasil sama sekali berbeda dengan narasi yang diunggah oleh akun-akun Facebook di atas.
Mengutip pemberitaan Antara, Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menyebutkan tidak ada penambahan anggaran khusus untuk program pendidikan negeri gratis dan dana yang digunakan untuk program tersebut pada tahun depan berasal dari Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2027 yang ditetapkan 20 persen atau Rp820,9 triliun.
"Kalau APBN selalu 20 persen untuk pendidikan. Jadi pertanyaannya anggaran pendidikan itu Rp800 triliun lebih, bagaimana mendesainnya," kata Suahasil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Menurut dia, pemerintah sedang membahas kembali penggunaan anggaran pendidikan yang telah dialokasikan, baik yang berada di pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun kementerian/lembaga. Ia menyebut total anggaran pendidikan yang dibahas mencapai sekitar Rp820-824 triliun. Anggaran tersebut akan didesain ulang agar dapat memperkuat kualitas pendidikan yang sudah berjalan.
Suahasil menekankan bahwa program sekolah negeri gratis tetap dialokasikan menggunakan anggaran pendidikan yang sudah ditetapkan dalam RAPBN 2027 atau dengan kata lain tidak menggunakan anggaran baru.
Pernyataan Suahasil di atas merespons program pendidikan negeri gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto mulai dari jenjang sekolah dasar negeri hingga perguruan tinggi negeri.
Dengan begitu, Suahasil menyatakan bahwa tidak ada anggaran khusus untuk program pemerintah pendidikan negeri gratis dalam APBN 2027, karena menggunakan anggaran wajib pendidikan 20 persen APBN yang sudah dialokasikan.
Menkeu tidak menyatakan anggaran untuk sekolah negeri tidak ada sama sekali sehingga perlu membayar SPP pada 2027.
Baca juga:Anggaran Pendidikan Rp820,9 T di RAPBN 2027, Termasuk untuk MBG
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim yang menyebut Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan sekolah negeri akan mulai bayar sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) pada 2027 bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Suahasil tidak pernah menyatakan informasi demikian dan tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan narasi tersebut.
Faktanya, Suahasil menyatakan bahwa tidak ada anggaran khusus untuk program pemerintah pendidikan negeri gratis dalam APBN 2027, karena menggunakan anggaran wajib pendidikan 20 persen APBN yang sudah dialokasikan. Informasi tersebut merupakan bentuk disinformasi atau manipulasi informasi yang beredar di media sosial.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=2241786643056118&id=100016744129242&rdid=PicGaHpBcwz6hzLX#
https://archive.ph/WiJMF
https://www.facebook.com/groups/679441203168135/posts/1789638028815108/
https://www.facebook.com/groups/aspirasiurangsambas/permalink/4600070756931300/?rdid=Ab3eomiGXRU9fxLI&_rdc=1&_rdr
https://www.facebook.com/watch/?v=1064607856446667
https://www.facebook.com/groups/397017475769212/permalink/1622476739889940/?rdid=PGdrpHsUXKnnupIi#
https://www.instagram.com/p/DeF4DNNkuOc/?hl=de
https://www.threads.com/@susiilawatii_19/post/Dd-rg-Rmu-Y?xmt=AQG0zH4ZQwGhgf1TF6Q3LOQH4Wvk3JB_mjsBcz_CJibAx79HYaJm4itGVDe0BXR-eyTKPEY
https://tirto.id/salah-sri-mulyani-dan-suahasil-ditangkap-kpk-karena-korupsi-hDwR
https://money.kompas.com/read/2020/01/13/123521626/wamenkeu-dilantik-jadi-anggota-dewan-komisioner-ojk
https://www.idxchannel.com/economics/dilantik-jadi-menkeu-suahasil-pastikan-jaga-keuangan-negara-dengan-cara-lebih-baik
https://jatim.antaranews.com/berita/1101231/menkeu-sebut-dana-sekolah-negeri-gratis-dari-anggaran-pendidikan-2027
https://tirto.id/anggaran-pendidikan-rp8209-t-di-rapbn-2027-termasuk-untuk-mbg-hBix
Publish date : 2026-10-08
Hal Menarik Lainnya...