Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran dan Pembuatan SIM Online Gratis


Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim link pendaftaran dan pembuatan SIM online gratis. Klaim itu beredar di Facebook pada 18 Oktober 2026.
Berikut isi unggahannya:
"KABAR GEMBIRA! PENDAFTARAN SIM ONLINE GRATIS 2026–2027! Bikin SIM sekarang makin praktis dari rumah dan GRATIS, TANPA DIPUNGUT BIAYA APAPUN! 💯📲 Yuk, langsung daftar sekarang juga! 👇".
Dalam klaim itu juga adanya informasi tambahan.
"PENDAFTARAN & PEMBUATAN SIM ONLINE GRATIS Periode Tahun 2026-2027. 
GRATIS TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN !".
Unggahan disertai link daftar. Jika tautan tersebut diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap hingga nomor Telegram aktif.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran dan pembuatan SIM online gratis? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.


Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendafaftaran dan pembuatan SIM online gratis dengan mengunjungi website milik Korlantas.polri.go.id. Dalam portal tersebut, ditemukan satu artikel pada 18 April 2025 yang berjudul "Waspada!! Modus Penipuan Berkedok Pembuatan SIM Online Gratis". 
Pada artikel itu masyarakat diminta untuk berhati-hati dan tidak mudah untuk percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya.
"Telah beredar sebuah video di media sosial yang menawarkan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara gratis. Dalam video tersebut, pelaku menyertakan tautan (link) dan mengarahkan masyarakat untuk mengklik tautan tersebut dengan iming-iming mendapatkan SIM tanpa biaya.
Informasi tersebut tidak benar alias hoaks. Akun yang menyebarkan video tersebut adalah bukan akun resmi, dan hingga saat ini tidak ada program resmi dari instansi terkait yang memberikan layanan pembuatan SIM gratis. Dalam postingan slide gambarnya akun pembuatan sim online gratis mencatut dan memasukkan foto presiden Prabowo dan Kapolri serta anggota-anggota polisi untuk menguatkan postingannya.
Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya. Apalagi jika dalam informasi tersebut disisipkan tautan yang bisa membahayakan data pribadi.
Lebih lanjut, tautan yang disebarkan pelaku dalam modus ini berpotensi meretas akun WhatsApp atau Telegram korban jika diklik. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak membuka atau menyebarluaskan tautan yang mencurigakan.
Apabila menemukan akun mencurigakan atau informasi yang tidak jelas kebenarannya, masyarakat dapat segera melaporkannya kepada pihak berwajib atau melakukan pengecekan melalui website dan akun resmi instansi.".


Berdasarkan penelusuran Cek Fakta Liputan6.com terkait klaim link pendaftaran dan pembuatan SIM online gratis adalah hoaks.

https://korlantas.polri.go.id/waspada-modus-penipuan-berkedok-pembuatan-sim-online-gratis/

 

Publish date : 2026-10-19