Keliru, Trump Tanggapi Keras Rencana Indonesia Keluar dari BoP

tirto.id - Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang mengklaim bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan keras menanggapi rumor terkait rencana Indonesia untuk menarik diri dari Board of Peace.

ADVERTISEMENT

Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Purbaya Yudhi Sadewaa” (arsip) pada Senin (16/03/2026). Dalam unggahan menampilkan kolase foto Presiden AS Donald Trump dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto, disertai narasi terkait keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace yang dibuat oleh Trump. Disebutkan juga klaim bahwa Trump menyatakan ketidakpercayaannya sekaligus memberikan peringatan terbuka kepada Jakarta terkait dampak dari langkah diplomatik menarik diri dari BoP yang disampaikan pada konferensi pers di Gedung Putih.

let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

​”Saya mendengar kabar bahwa Indonesia ingin keluar dari Board of Peace yang saya bangun. Saya katakan kepada Anda, itu tidak mungkin terjadi. Kita telah bekerja sangat keras untuk ini,” begitu klaim yang disampaikan Trump di hadapan media.

let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

#gpt-inline3-passback{text-align:center;}

Trump menyebutkan bahwa setiap tindakan yang mengganggu arsitektur perdamaian yang telah disusun akan diikuti oleh langkah balasan, baik dari segi ekonomi maupun kemitraan strategis. Apabila Indonesia menarik diri dari BoP maka akan ada konsekuensi yang harus dibayar.

let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

#gpt-inline4-passback{text-align:center;}

“Trump saya dengar Indonesia mau keluar dari board of peace yang saya buat, itu tidak mungkin terjadi jika terjadi jika ada konsekuensi yang harus dibayar,” begitu keterangan tertulis pada unggahan.

Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (25/03/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 9 likes dan 12 komentar. Kolom komentar dipenuhi reaksi kepercayaan masyarakat terhadap informasi tersebut.

Tirto juga menemukan unggahan serupa yang diunggah oleh akun Instagram bernama “ruben_oncom”, “husni.mubarak.part2”, dan YouTube “Hippo Academy”. Semua unggahan tersebut menyebarkan informasi yang sama terkait Trump mengeluarkan pernyataan keras menanggapi rumor mengenai rencana Indonesia menarik diri dari Board of Peace.

ADVERTISEMENT

Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

Baca juga:FPMI Jabar Tolak Pengiriman TNI ke Board of Peace Besutan Trump

Periksa Fakta Tanggapan Trump Indonesia Keluar dari BoP.

Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah klaim. Akun tersebut memiliki 117 ribu pengikut dan sering membagikan informasi terkait Trump, Prabowo, Purbaya, KDM, dan banyak tokoh lainnya. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menegaskan bahwa akun resmi Menteri Keuangan Purbaya hanya ada di Instagram dan TikTok dengan nama @menkeuri, bukan di Facebook.

Dari situ diketahui bahwa informasi yang disebarkan tidak resmi dan bukan berasal dari sumber kredibel. Akun-akun Facebook yang mengatasnamakan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI di Facebook adalah bukan akun resmi.

Lebih lanjut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasil penelusuran tidak ditemukan berita kredibel yang membenarkan klaim bahwa Trump mengeluarkan pernyataan keras terhadap Indonesia.

Melansir YouTube Kompas, keputusan Indonesia untuk bergabung dengan Board of Peace atau Dewan Perdamaian memang memicu kekhawatiran. Pengajar ilmu hubungan internasional, Dinna Prapto Raharja, mengatakan politik luar negeri Indonesia berada di zona yang sangat berbahaya dengan ikut bergabung dalam Dewan Perdamaian. Dinna menyoroti pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa Indonesia bagian dari aliansi AS, jika sudah masuk ke dalam Dewan Perdamaian, maka akan sulit bagi Indonesia untuk keluar.

Menurut Dinna, AS dan Israel tidak akan dengan mudah membiarkan Indonesia pergi. Bergabung dengan Dewan Perdamaian dinilai membuat Indonesia berada di posisi salah. Meski menjadi sorotan, pemerintah menegaskan komitmen pada kemerdekaan Palestina terkait keputusan tersebut.

Dalam rilis Tirto “RI Tangguhkan Pembahasan BoP di dalam Negeri, Fokus Evakuasi WNI”, Pemerintah Indonesia menangguhkan pembahasan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) di dalam negeri. Langkah ini diambil guna memprioritaskan keselamatan dan rencana evakuasi warga negara Indonesia (WNI) di kawasan Timur Tengah yang tengah dilanda eskalasi konflik.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Yvonne Mewengkang, menyebut pembahasan mengenai partisipasi Indonesia dalam mekanisme BoP masih ditangguhkan. Meskipun kata dia, Indonesia akan mengirimkan pasukan dalam kerangka International Security Force (ISF) ke Gaza, Palestina.

“Pembahasan masih ditangguhkan, masih on hold. Berarti pembahasan terkait BoP untuk sementara belum dilanjutkan,” begitu keterangan Yvonne dalam konferensi pers di Kantor Kemlu, Jumat (13/3/2026).

Pemerintah masih melakukan penilaian komprehensif terhadap perkembangan situasi di Timur Tengah sebelum menentukan langkah lanjutan terkait keterlibatan Indonesia dalam mekanisme tersebut.

Dalam rilis Kompas, Presiden Prabowo Subianto menjelaskan terkait keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Prabowo menyatakan akan mengundurkan diri dari Board of Peace jika bertentangan dengan dukungan terhadap Palestina, dan Indonesia tidak pernah berjanji membayar iuran.

Prabowo mengatakan, tujuan Indonesia gabung Dewan Perdamaian guna memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Oleh karenanya, Indonesia tak akan segan angkat kaki dari BoP jika hasil-hasil keputusannya tidak sejalan dengan kepentingan Indonesia atau Palestina.

Dengan demikian, klaim yang beredar di media sosial yang menyebutkan Trump mengeluarkan pernyataan keras kepada Jakarta jika menarik diri dari BoP merupakan pernyataan tidak resmi tertulis dari Donald Trump. Pernyataan tersebut hanya sekadar opini pakar Hukum Internasional, bahwa akan ada potensi dampak diplomatik jika Indonesia memutuskan keluar, mengingat Trump sangat menekankan partisipasi Indonesia sebagai kunci stabilitas kawasan Asia Tenggara.

Melansir Antara News, Konferensi Tingkat Tinggi Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Washington DC, AS, Kamis (19/02/2026), merupakan momentum penting untuk membangun kembali Gaza. Dalam forum ini, Indonesia menegaskan dukungan untuk perdamaian yang berkelanjutan di Gaza.

Sampai artikel ini ditulis, belum ada informasi dari media kredibel ataupun pernyataan resmi yang membenarkan Trump memberikan peringatan kepada Indonesia terkait rencana menarik diri dari BoP.

Baca juga:Prabowo Jelaskan soal US$1 Miliar Buat Gabung BoP, RI Tak Bayar

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim Trump mengeluarkan pernyataan keras menanggapi rumor mengenai rencana Indonesia untuk menarik diri dari Board of Peace adalah bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

Para pakar hukum internasional memperingatkan adanya potensi dampak diplomatik jika Indonesia memutuskan keluar, mengingat Trump sangat menekankan partisipasi Indonesia sebagai kunci stabilitas kawasan Asia Tenggara.

Sampai artikel ini ditulis, tidak ada informasi dari media kredibel ataupun pernyataan resmi yang membenarkan klaim tersebut.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

https://web.facebook.com/purbayayudhisadewaa/posts/pfbid0wTSTGgYxhwMR4FNvixbqx37QmM4a27fz7ccfZMMrKrYCofiYbaKCEM45ErA1ybcVl?rdid=4g1BEoeSZ2Z4OfTL&_rdc=1&_rdr#
https://archive.ph/zATcg
https://www.instagram.com/reels/DV8B5U5DOQe/
https://www.instagram.com/p/DV7PMHCDqpt/
https://www.youtube.com/post/UgkxYrfG3t6Crr9AhdJayBsUUDKasPJ6HaTv?app=desktop
https://tirto.id/fpmi-jabar-tolak-pengiriman-tni-ke-board-of-peace-besutan-trump-hrHo
https://www.instagram.com/menkeuri/
https://www.tiktok.com/@menkeuri
https://www.youtube.com/watch?v=0gWpzuLqRj8&t=3s
https://tirto.id/ri-tangguhkan-pembahasan-bop-di-dalam-negeri-fokus-evakuasi-wni-hsCM
https://nasional.kompas.com/read/2026/03/23/06041981/blak-blakan-prabowo-soal-bop-keluar-jika-tak-sejalan-hingga-tak-komitmen?page=all
https://www.antaranews.com/infografik/5427230/misi-membangun-gaza-dalam-ktt-board-of-peace
https://tirto.id/prabowo-jelaskan-soal-us1-miliar-buat-gabung-bop-ri-tak-bayar-hs2p

Publish date : 2026-03-26