Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran BSU Kemnaker Periode April - Juni 2026


Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Bantuan Subsidi Upah (BSU) periode April - Juni 2026 sebesar Rp 600.000 dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 18 April 2026.
Berikut isi unggahannya:
"Informasi! BSU cair lagi senilai Rp 600.000 Buruan Daftar!"
Unggahan menyertakan poster yang berisi tulisan sebagai berikut:
"BSU CAIR LAGI RP600 RIBU
Kemnaker resmi menyalurkan Bantuan Subsidi Upah untuk periode April - Juni 2026"
Unggahan disertai menu daftar. Jika menu daftar diklik akan muncul link yang mengarah pada halaman situs menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama lengkap dan nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran BSU periode April - Juni 2026 sebesar Rp 600.000? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
 


Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran BSU periode April - Juni 2026 sebesar Rp 600.000. Penelusuran mengarah pada siaran pers dari website resmi Kemnaker berjudul "Kemnaker Imbau Masyarakat Waspadai Informasi Hoaks tentang BSU 2026" yang tayang pada 7 Januari 2026.
Dalam artikel ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap informasi palsu atau hoaks yang mengatasnamakan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026, terutama yang memuat tautan pendaftaran tidak resmi dan berpotensi penipuan.
Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya berbagai unggahan di media sosial, pesan berantai, hingga berita di media massa yang mencatut program BSU 2026, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.
Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan pentingnya kehati-hatian masyarakat dalam menyikapi informasi BSU yang beredar di luar kanal resmi pemerintah.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi tentang BSU, khususnya yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi, karena BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri. Informasi resmi BSU hanya disampaikan melalui laman bsu.kemnaker.go.id dan media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan," ujar Faried melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Rabu (7/1/2026).
Sebagai informasi, penyaluran BSU terakhir dilakukan pada tahun 2025 dengan jumlah penerima sebanyak 16.048.472 pekerja/buruh sesuai ketentuan yang berlaku.
Faried menegaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat kebijakan maupun informasi resmi terkait penyaluran BSU pada tahun 2026.
 


Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran BSU periode April - Juni 2026 sebesar Rp 600.000 yang beredar di Facebook merupakan hoaks. 

https://kemnaker.go.id/news/detail/kemnaker-imbau-masyarakat-waspadai-informasi-hoaks-tentang-bsu-2026

https://www.instagram.com/reel/DTmx7wak9wE/

 

Publish date : 2026-04-23