[SALAH] Kakek Penjual Keripik ditendang oleh Satpol PP
Akun Tiktok “Abah Thabib” pada Senin (12/10/2026) mengunggah gambar [arsip] yang menampilkan oknum Satpol PP dan seorang kakek, Unggahan disertai narasi:
“Viral…Sebuah video yang memperlihatkan seorang kakek pedagang keripik diduga menjadi korban tindakan tidak pantas oleh oknum anggota Satpol PP viral di media sosial. Peristiwa tersebut menuai perhatian warganet setelah beredar rekaman yang memperlihatkan dagangan sang kakek berserakan di pinggir jalan.”
Per Kamis (5/11/2026) video itu ditonton 11.000-an, mendapatkan 70-an tanda suka menuai 20-an komentar, dan 11 kali dibagikan oleh pengguna Tiktok lainnya.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci “kakek penjual keripik ditendang oleh Satpol PP” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran tidak menemukan bukti atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.
TurnBackHoax menelusuri lebih lanjut dengan memasukkan kata kunci “kasus Satpol PP Sumedang dengan kakek penjual keripik”. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan tahuekspres.com dengan judul artikel "Satpol PP Sumedang Bantah Viral Kakek Penjual Keripik Ditendang Anggotanya" yang diunggah pada Selasa (13/10/2026).
Melansir dari tahuekspres.com Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Tibum Tranmas) Satpol PP Kabupaten Sumedang, Dadi Kusnadi, menyampaikan bantahan itu saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Selasa (13/10/2026).
Dadi Kusnadi turut membantah keterlibatan anggotanya dalam unggahan viral yang menarasikan dugaan penendangan terhadap seorang kakek penjual keripik saat mencari nafkah. Ia menyebut konten yang beredar di Instagram tersebut sebagai hoaks yang diduga dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Menurut Dadi, terdapat sejumlah kejanggalan pada seragam sosok yang ditampilkan dalam unggahan tersebut. Salah satunya terlihat dari warna sepatu yang hitam, sedangkan sepatu dinas yang seharusnya dikenakan oleh anggota Satpol PP berwarna coklat atau krem.
Selain itu, ditemukan pula video klarifikasi yang disampaikan oleh pihak kakek penjual melalui akun Instagram dengan nama pengguna @joshua_banjarnahor_. Video tersebut diunggah pada Senin (12/10/2026). Dalam klasifikasi tersebut, pihak kakek membantah adanya perlakuan sebagaimana diberitakan sebelumnya.
Faktanya, Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Tibum Tranmas) Satpol PP Kabupaten Sumedang, Dadi Kusnadi, menegaskan bahwa narasi dan video/foto penendangan tersebut adalah hoaks. Jadi, unggahan video berisi narasi “kakek penjual keripik ditendang oleh Satpol PP" merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
https://www.tahuekspres.com/sosial/2987587585/dipastikan-hoaks-satpol-pp-sumedang-bantah-viral-kakek-penjual-keripik-ditendang-anggotanya
https://www.instagram.com/reel/DeZktAph4qZ/
https://vt.tiktok.com/ZSpJVF2h3/
https://archive.ph/wip/YXRZj
Publish date : 2026-11-05