[SALAH] Prabowo Pinjam Dana dari Korea dan Jepang untuk MBG dan KDMP

Beredar foto [arsip] dari akun TikTok “sandi.waskito” pada Jumat (7/8/2026), isinya memperlihatkan potret Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Republik Korea Lee Jae Myung disertai narasi:

“PRESIDEN PRABOWO RESMI MENERIMA PINJAMAN DANA DARI KOREA DAN JEPANG SENILAI 500,5 TRILIUN UNTUK MELANJUTKAN PROGRAM MBG DAN KOPDES

TOTAL HUTANG NEGARA MENCAPAI 1500 TRILIUN ”

Hingga Selasa (10/8/2026), konten itu mendapat hampir 1.600-an tanda suka dan dibagikan ulang 900 kali.

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan gambar serupa dari laman kompas.com “Korut Tolak Ide Prabowo Buka Dialog dengan Korsel, Mimpi Perdamaian Pupus”.

Berdasarkan pemberitaan yang tayang Jumat (7/8/2026) tersebut, diketahui bahwa konteks asli foto itu adalah momen Prabowo bertemu dengan Lee Jae Myung dalam rangka kunjungan negara di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), Seoul, Rabu (1/4/2026). 

TurnBackHoax kemudian memasukan kata kunci “Prabowo pinjam dana dari Korea dan Jepang untuk program MBG dan KDMP”. Hasilnya, tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.

TurnBackHoax juga memasukkan kata kunci “hasil kunjungan negara Presiden Prabowo ke Jepang dan Korea”. Hasilnya, ditemukan pemberitaan detik.com “Kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Hasilkan Investasi Rp 574 Triliun” yang tayang Kamis (2/4/2026).

Diketahui, kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan itu menandai babak baru dalam penguatan hubungan ekonomi kedua negara, dengan fokus utama pada peningkatan investasi. Tercapai kesepakatan konkret berupa penandatanganan berbagai nota kesepahaman (MoU) antar pelaku usaha dengan total nilai setara Rp173 triliun, bukan sebagai pinjaman dana untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Adapun kerja sama investasi yang terjalin dengan Korea Selatan mencakup berbagai sektor, antara lain sektor energi dan transisi hijau (green transition), pengembangan tenaga surya (solar power), teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (carbon capture and storage/CCS), serta energi terbarukan (renewable energy).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa capaian investasi dengan Korea Selatan tersebut melengkapi hasil kunjungan Presiden Prabowo Subianto sebelumnya ke Jepang, yang menghasilkan komitmen investasi sekitar Rp401 triliun.

Faktanya, tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi klaim "Prabowo pinjam dana dari Korea dan Jepang untuk program MBG dan KDMP" itu merupakan konten palsu (fabricated content).

https://vt.tiktok.com/ZS4Cv7MLY/
https://archive.md/qzztZ
https://www.kompas.com/global/read/2026/08/07/153237770/korut-tolak-ide-prabowo-buka-dialog-dengan-korsel-mimpi-perdamaian-pupus
https://news.detik.com/berita/d-8427051/kunjungan-presiden-ke-jepang-dan-korea-hasilkan-investasi-rp-574-triliun

Publish date : 2026-08-11